Kacamata by AFGHAN
Kau yang tiba datang tanpa kuminta
Tiba-tiba hilang satu cinta
Terlalu lama demam kupikirkannya
Di mana letak salahnya
Kau pikirkan apa ku masih sendiri
Kulepas kacamata
Apa kau lebih suka
Ku yang tak mau kalah
Tapi untukmu ku mengalah
Kutelan sajalah
Itukan yang kau mau
Memang aku yang salah
Suka cari masalah
Salahku setengahnya
Berharap pada manusia
Kecewa akhirnya
Kita tak jodoh ta-tapi kita bertemu
Ku mengerti lebih dari dia yang kau anggap berarti
Tak kau lihat ku di sini oh
Bila ku sudah jatuh cinta
Mana peduli akibatnya
Cinta waktu dan tenaga
Kuberi semua-muanya
Hingga kau alasan kupilih sendiri hm-mm
Kulepas kacamata
Apa kau lebih suka
Ku yang tak mau kalah
Tapi untukmu ku mengalah
Kutelan sajalah
Itukan yang kau mau
Memang aku yang salah
Suka cari masalah
Salahku setengahnya
Berharap pada manusia
Kecewa akhirnya
Kita tak jodoh ta-tapi kita bertemu
Kita tak jodoh ta-tapi kita
Kita tak jodoh ta-tapi kita
Kita tak jodoh ta-tapi kita berte-
Kulepas kacamata
Apa kau lebih suka
Ku yang kalah
Tapi untukmu ku mengalah
Kutelan sajalah
Itukan yang kau mau
Memang aku yang salah
Suka cari masalah
Salahku setengahnya
Berharap pada manusia
Kecewa akhirnya
Kita tak jodoh ta-tapi kita bertemu
Hm-mm hm-mm
Tapi kita bertemu
Sedia Aku Sebelum Hujan by Idgitaf
Lirik Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan
Jadi waktu itu dingin
Kuberi kau hangat
Walaupun ku juga beku
Tapi ku aman saat kau nyaman
Jadi waktu itu panas
Kuberi kau angin
Walaupun ku juga gerah
Tapi ku penuh saat kau teduh
Sudah paham kan sejauh ini?
Ku yang lama di sini
Menjagamu tak patah hati
Sedia aku sebelum hujan
Apa yang kau butuh kuberikan
Ke mana pun tak akan kau temukan
Yang siapkan bekalmu di peperangan
Jika tak setara, kumaafkan
Memang sebegitunya aku
Ku tak punya pilihan
Yang dikendali pikiran
Ada namamu disebutkan
Ke situlah arahku berjalan
Sudah pahamkan sejauh ini?
Ku yang lama di sini
Menjagamu tak patah hati
Sedia aku sebelum hujan
Apa yang kau butuh kuberikan
Ke mana pun tak akan kau temukan
Yang siapkan bekalmu di peperangan
Jika tak setara kumaafkan
Memang sebegitunya aku
Soal cinta aku jatuh
Ini janjiku
Untuk hadir
Dan mencintaimu
Di hari baikmu
Dan di hari burukmu
Sedia aku sebelum hujan
Apa yang kau butuh, kuberikan
Ku yang lama di sini
Menjagamu tak patah hati
Sedia aku sebelum hujan
Apa yang kau butuh kuberikan
Ke mana pun tak akan kau temukan
Yang siapkan bekalmu di peperangan
Kumaafkan
Memang sebegitunya aku
Soal cinta aku jatuh
Ku yang lama di sini
Menjagamu tak patah hati
Sedia aku sebelum hujan
Sedia aku sebelum hujan
Apa yang kau butuh kuberikan
Ke mana pun tak akan kau temukan
Sedia aku sebelum hujan
Yang siapkan bekalmu di peperangan
Sedia aku sebelum hujan
SEPERTI MATI LAMPU - KOREAN VERSION by KING NASSAR - LUMEO
Haji ma
Nae sarang eolmana keunji mutji ma
Naega neoege bachilge
Ojik neoege man
O, haji ma
Nae sarang neolbireul uisimhaji ma
Sunsu-hage neoege bachilge
Ojik neoege man
Bada neolbi
Nae sarang-mankeum neoljjiga anha
Nae sarang-mankeum gipjjiga anha
Nae sarangeun ojik neoppun
Haneul nophi
Nae sarang-mankeum nopjjiga anha
Nae sarang-mankeum nopjjiga anha
Nae sarangeun ojik neoppun
Jeongjeon gata neukkyeo, jagiya
Jeongjeoniya gata
Nae sarang eopjjana, jagiya
Bami jinaji anneun deut hae
Jeongjeon gata neukkyeo, jagiya
Jeongjeoniya gata
Nae sarang eopjjana, jagiya
Bami jinaji anneun deut hae
Haji ma
Nae sarang neolbireul uisimhaji ma
Sunsu hage neoege bachilge
Ojik neoege man
Bada neolbi
Nae sarang-mankeum neoljjiga anha
Nae sarang-mankeum gipjjiga anha
Nae sarangeun ojik neoppun
Jeongjeon gata neukkyeo, jagiya
Jeongjeoniya gata
Nae sarang eopjjana, jagiya
Bami jinaji anneun deut hae
Jeongjeon gata neukkyeo, jagiya
Jeongjeoniya gata
Nae sarang eopjjana, jagiya
Bami jinaji anneun deut hae
(Jeongjeon gata neukkyeo, jagiya
Jeongjeoniya gata
Nae sarang eopjjana, jagiya
Bami jinaji anneun deut hae)
hey
Jeongjeon gata neukkyeo, jagiya
Jeongjeoniya gata
Nae sarang eopjjana, jagiya
Bami jinaji anneun deut hae
Jeongjeon gata neukkyeo, jagiya
Jeongjeoniya gata, Nae sarang eopjjana, jagiya
Bami jinaji anneun deut hae
Jeongjeon gata neukkyeo, jagiya
Jeongjeoniya gata
Nae sarang eopjjana, jagiya
Bami jinaji anneun deut hae
(ho ho ho ho ho ho ho ho ho)
(ho ho ho ho ho ho ho ho ho)
Hari Paling Spesial by Barsena Bestandhi
Suatu hari di bulan sebelas
Kau janjikan aku semuanya kan jelas
Cerita kita yang lama kau tunda
Kau bilang perlu yakini hati lebih lama
Suatu hari di bulan sebelas
Kukirimkan pesan tak kunjung kau balas
Haruskah ku tetap berharap
Pada hatimu yang mungkin kini telah hilang arah
Ku jatuhkan sejatuh jatuhnya
Harga diriku demi dirimu
Penantianku sampai di sini saja
Kau sudahi semua
Di hari yang seharusnya bahagia untukku
Pengorbananku sampai di sini saja
Cukup kubodohi diri sendiri
Hari paling sial datang tak terduga
Dari yang paling ku cinta
Ku jatuhkan sejatuh jatuhnya
Harga diriku demi dirimu
Penantianku sampai di sini saja
Kau sudahi semua
Di hari yang seharusnya bahagia untukku
Pengorbananku sampai di sini saja
Cukup kubodohi diri sendiri
Hari paling sial datang tak terduga
Dari yang paling ku cinta
Tabola Bale by Silet Open Up, Juan Reza, Jacson Zeran, dan Diva Aurel
aka tabola-bale lia Ade Nona e
Su makin manyala e, kaka hati susah e
Dulu denai lah suko mancaliak Uda bakawan
Raso-raso ko ado, tapi denai diamkan (hei!)
Lia Ade Nona makin gaga, bikin kaka jadi suka
Dulu Ade rambu kepang dua, sekarang rambu merah-merah
Kaka lia Ade tambah manis, pulang rantau dari mana?
Aduh, Ade Nona, jang talalu pasang gaya depan kaka
Kaka jadi jatoh e
Kaka tabola-bale lia Ade Nona e
Su makin manyala e, kaka hati susah e
Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale
Sejak kaka lia Ade, aduh, Tuhan, ampun e
Ade lewat lorong depan rumah
Kaka jadi salting sampe mood berubah
Semangat tiba-tiba gara-gara Ade Nona
Ini bidadari Timur siapa yang punya?
Kaka lacak ko pu nama
Barang itu tra pake lama
Langsung tanya di ko pu Mama
Ternyata Ade Nona, ko pu nama Maimuna
Eh, Maimuna, eh, lucunya
Kaka harap bisa satu rumah
Kalau terima sa pu cinta
Kaka janji kita langsung nikah
Ondeh, Uda, janlah baitu bana
Denai ko indaklah nan sarupo itu
Dek hanyo takuik mancaliak Uda
Acok mabuak-mabuakan
Dulu denai lah suko mancaliak Uda bakawan
Raso-raso ko ado, tapi denai diamkan
Ah, wadaw-wadaw, ini anak gaga lai
Su bale Jawa, tambah bening aja lai
Gaya semakin beda, bibir merah-merah
Aduh, Mama, Mama, ini siapa punya anak?
Dulu masih kici, kici, kici (Nona)
Sekarang bale Jawa makin cantik (Nona)
Ko perfect sekali, asli bidadari jatuh dari langit
Kalau jadi deng Ade, kaka stop bamabo to
Su pasti kaka ni Ade pu jodoh
Sumpah ni ja'o sodho, iwa mbodho
Lia Ade Nona makin gaga, bikin kaka jadi suka
Dulu Ade rambu kepang dua, sekarang rambu merah-merah
Kaka lia Ade tambah manis, pulang rantau dari mana?
Aduh, Ade Nona, jang talalu pasang gaya depan kaka
Kaka jadi jatoh e
Kaka tabola-bale lia Ade Nona e
Su makin manyala e, kaka hati susah e
Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale
Sejak kaka lia Ade, aduh, Tuhan, ampun e
Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale
Sejak kaka lia Ade, aduh, Tuhan, ampun e
Terbuang dalam Waktu” by Barasuara
Teringat seru suaramu
Menepis keraguan
Namun dewasa mengubah
Cara pandang dan keikhlasan
Bersaut dan bergulat
Terperai-perai menghilang
Perih yang terasa
Sakit yang tak sirna
Harapan akankah ada
Berputar arah
Angan tenggelam dalam kabut dan amarah
Luka terkuak dan menggebu tanpa arah
Tangis yang terbendung
Terbuang dalam waktu
Yang meluruh
Perih yang terasa
Sakit yang tak sirna
Harapan akankah ada
Berubah
Melihatmu bersemi dan bermekaran
Tawa candamu berikan kekuatan
Sisa hariku pagi berganti waktu
Memelukmu
Kita kan tua dan kehilangan pegangan
Lihat senyummu memberikan kekuatan
Sisa nafasku cinta tak kenal waktu
Menjagamu
Pica Pica by Jacson Zeran, Juan Reza, dan Ndarboy Genk
Nona pu goyang pica-pica
Ikuti dengan irama
Nona pu goyang pica-pica
Nona pu goyang lincah-lincah
Goyangkan pinggang pata-pata
Putar ke kiri dan ke kanan
Nona pu goyang pica-pica
Nona pu goyang lincah-lincah
Goyangkan pinggang pata-pata
Ikuti dengan irama
Yeah, kalau soal badansa
Nona-Nona Manis, ini paling asyik, ya
Apalagi dorang pata pinggang Mama, yay
Jang ko pele, sampai pagi, lupa pulang rumah
Oke, ope kasih tambah naik
Lagu pata-pata bikin kasih naik
Ke kiri, ke kiri, ke kiri, manis e
Ke kanan, ke kanan, ke kanan, Sayang, hei, hei, hei
Nona pu goyang pica-pica
Nona pu goyang lincah-lincah
Goyangkan pinggang pata-pata
Putar ke kiri dan ke kanan
Nona pu goyang pica-pica
Nona pu goyang lincah-lincah
Goyangkan pinggang pata-pata
Ikuti dengan irama
Nona Ambon pica-pica, Nona NTT lincah-lincah
Mace Papua garis tanah, ini rakat pu acara
Eh, eh, Nona, eh, putar lagu "Jamila", aduh e
Dobel dengan "Sonia", tambah deng
Nona Melanesia, uh-ho
Nona pu goyang pica-pica
Nona pu goyang lincah-lincah
Goyangkan pinggang pata-pata
Putar ke kiri dan ke kanan
Nona pu goyang pica-pica
Nona pu goyang lincah-lincah
Goyangkan pinggang pata-pata
Ikuti dengan irama
Nona pu goyang pica-pica
Nona pu goyang lincah-lincah
Goyangkan pinggang pata-pata
Putar ke kiri dan ke kanan
Nona pu goyang pica-pica
Nona pu goyang lincah-lincah
Goyangkan pinggang pata-pata
Ikuti dengan irama
Terserah Lagu by Raisa
[Lirik "Terserah"]
[Intro]
Hmm
Ooh, ooh
[Verse 1]
Di belakang pikiranku sebenarnya sudah tahu
Kisah cinta mirip kita tak menyentuh selamanya
(Hmm, hmm)
Selama kita mau, jangan pikir buruk dulu
Kisah cinta mirip kita bisa saja selamanya
[Pre-Chorus]
Kau akhirnya goyah juga
Bukan bertahan bersama
Malah kau juga harus kuyakinkan
Kejutan tengah cerita
Ternyata ini rasanya
Ditinggal berjuang sendirian
[Chorus]
Sudahlah, terus saja bilang terserah
Bisanya kau sekedar pasrah
Bila tak ada yang berubah
Benarkah kau ingin menyerah?
Ooh, hmm
Ooh
[Verse 2]
Oh, di belakang pikiranku sebenarnya sudah tahu
Kisah cinta mirip kita tak menyentuh selamanya
[Pre-Chorus]
Kau akhirnya goyah juga
Bukan bertahan bersama
Malah kau juga harus kuyakinkan
Kejutan tengah cerita
Ternyata ini rasanya
Ditinggal berjuang sendirian
[Chorus]
Sudahlah, terus saja bilang terserah
Bisanya kau sеkedar pasrah
Bila tak ada yang berubah
Benarkah kau ingin mеnyerah?
[Outro]
(Sudah, terus saja bilang terserah) Terserah saja
Bisa-bisanya kau pasrah tak ada yang berubah
Benarkah kau ingin menyerah?
Ooh, ah
‘Salahi Aku' (Ku Jatuh Cinta Lagi) by Yovie Widianto, Andi Rianto, Rony Parulian
Sejak kujumpa dia ada yang mengganggu
Kucoba tuk setia hati tak menentu
Kusadari diri ini tlah punya kekasih
Namun tak kuingkari kurindu padanya
Mungkin memang benar aku yang salah
Kusadari kuakui kujatuh cinta lagi
Kusadari diri ini tlah punya kekasih
Namun tak kuingkari kurindu padanya
Mungkin memang benar aku yang salah
Kusadari kuakui kujatuh cinta lagi
Adakah artinya kejujuran nurani
Bila semua hanya lukai hati nan suci
Kusadari diri ini tlah punya kekasih
Namun tak kuingkari kurindu padanya
Mungkin memang benar aku yang salah
Kusadari kuakui kujatuh cinta lagi
Kusadari kuakui kujatuh cinta
Kujatuh cinta lagi
Suara Hati Seseorang Kekasih by Cast of Rangga & Cinta, Leya Princy & El Putra Sarira
[Verse 1]
Hanya namamu di hatiku
Jiwa dan raga takkan berdusta
Namun terkadang cinta terusik benci sesaat
Seribu musim takkan bisa
Menghibur hati yang penuh marah
Entah mengapa berpisah saat mulai menjalin
[Chorus]
Suara hati seorang kekasih
Bagai nyanyian surgawi
Takkan berdusta
Walau ketamakan merajai
Diri yang penuh emosi
Jauh di dasar hatiku
Tetap kumau
Kau sebagai kasihku
[Verse 2]
Seribu musim takkan bisa
Menghibur hati yang penuh marah
Entah mengapa berpisah saat mulai menjalin
[Chorus]
Suara hati seorang kekasih
Bagai nyanyian surgawi
Takkan berdusta
Walau ketamakan merajai
Diri yang penuh emosi
Jauh di dasar hatiku
Tetap kumau
Kau sebagai kasihku