Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

167 Manajer KDKMP Mulai Petakan Potensi Desa

Kamis, 05 November 2026
Dilihat 0 kali
167 Manajer KDKMP Mulai Petakan Potensi Desa


167 Manajer KDKMP Mulai Petakan Potensi Desa
 

Sebanyak 167 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Wonosobo mulai menjalankan tugas sejak diterbitkannya Surat Keputusan (SK) per 1 Oktober 2026. Mereka bertugas melakukan pemetaan potensi desa, mendampingi proses verifikasi dan validasi, serta mempersiapkan kegiatan usaha koperasi sebelum beroperasi.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyambut penugasan para manajer sebagai upaya memperkuat profesionalitas pengelolaan koperasi. Ia meminta manajer segera berkoordinasi dengan pengurus, pengawas, dan pemerintah desa untuk mengenali potensi wilayah serta kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberadaan manajer juga harus menjadi sarana transfer pengetahuan agar ke depan koperasi dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat.

Afif berharap keterlibatan manajer dapat memperkuat tata kelola sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, pemanfaatan potensi lokal, dan kerja sama seluruh unsur masyarakat, KDKMP diharapkan tidak berhenti sebagai bangunan fisik, melainkan berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

Manajer KDKMP Lengkong, Sapto Pujiono, menjelaskan bahwa dari 167 manajer yang terdata, sebanyak 123 orang merupakan warga lokal Wonosobo, sedangkan 44 lainnya berasal dari luar daerah karena keterbatasan pendaftar di sejumlah wilayah. Pada tahap awal, mereka juga ditugaskan mendampingi percepatan verifikasi dan validasi 50 koperasi serta memetakan data kependudukan dan potensi UMKM lokal.

Ia menambahkan, dalam mendukung operasional, setiap koperasi nantinya akan memiliki satu manajer dan enam karyawan yang terdiri atas dua asisten manajer, dua kasir, dan dua pramuniaga. Sapto menyebut perekrutan karyawan akan diprioritaskan bagi warga desa setempat.