Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

190 Gedung KDKMP Berdiri, 62 Unit Disiapkan Beroperasi

Selasa, 03 November 2026
Dilihat 16 kali
190 Gedung KDKMP Berdiri, 62 Unit Disiapkan Beroperasi

190 Gedung KDKMP Berdiri, 62 Unit Disiapkan Beroperasi
 

Sebanyak 190 gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah berdiri di berbagai wilayah Kabupaten Wonosobo. Terkait hal itu, Pemkab Wonosobo menggelar Sosialisasi Tindak Lanjut Pascapembangunan Gerai/Gedung KDKMP di Gedung Sasana Adipura pada Senin 2 November 2026. Sosialisasi tersebut guna mendorong percepatan verifikasi, penyelesaian fasilitas, dan kesiapan usaha dengan target awal 62 koperasi mulai beroperasi.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menegaskan, keberhasilan KDKMP tidak cukup diukur dari jumlah gedung yang dibangun, tetapi dari aktivitas ekonomi dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Dalam kegiatan itu, ia meminta seluruh pihak memastikan kelengkapan sarana prasarana, administrasi, serta rencana usaha agar koperasi dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan.

Bupati berharap sinergi antara perangkat daerah, Kodim 0707 Wonosobo, PT Agrinas, pemerintah desa dan kelurahan, serta pengelola koperasi dapat mempercepat kesiapan operasional KDKMP. Dengan demikian, koperasi diharapkan mampu membuka peluang usaha, menggerakkan ekonomi desa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Wonosobo, Ahmad Fathoni, menjelaskan bahwa dari 190 gedung yang telah dibangun, sebanyak 162 unit dinilai layak untuk memasuki tahap verifikasi dan validasi. Pada tahap awal, proses tersebut difokuskan terhadap 80 unit dengan target awal operasional sebanyak 62 koperasi.

Meski demikian, sejumlah unit masih menghadapi kendala kelengkapan fasilitas fisik. Untuk mengantisipasi keterlambatan operasional, disiapkan skema pemagangan bagi manajer koperasi yang gedungnya belum siap di unit lain yang telah beroperasi. Langkah tersebut sekaligus menjadi sarana pembelajaran pengelolaan usaha selama masa transisi.