Dalam Merealisasikan Infrastruktur MANTAP (Merata, Akses, Nyaman, Terlindungi, Aman, Partisipatif) dan responsif gender, Kita Institute menyelenggarakan serangkaian kegiatan Riset Aksi. Kegiatan ini juga merupakan kerjasama Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT) dengan Kita Institute terkait Advokasi Kebijakan
Mendorong Infrastruktur Yang Aksesibel, Inklusif Dan Partisipatif.
Maka dari itu pada Rabu, 26 Juli 2023 Kita Institute menggelar Riset Aksi untuk memotret situasi dan kondisi infrastruktur di beberapa titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat Wonosobo. Ketua Tim Pelaksana Program, Astin Meiningsih mengatakan Riset Aksi ini juga merupakan media atau wadah partisipasi bagi perempuan dan orang muda dalam proses pembangunan infrastruktur yang responsif gender. Riset Aksi ini akan melibatkan perempuan dan orang muda secara penuh termasuk juga melibatkan organisasi pemerintah daerah atau stakeholder terkait, dimana mereka telah mendapatkan pelatihan dan pembekalan sebelumnya.
Secara umum Riset Aksi ini akan melakukan pengamatan langsung ke tempat-tempat publik dengan mengamati situasi yang ada saat ini serta mengidentifikasi kebutuhan dari masyarakat khususnya kelompok rentan yaitu anak, perempuan termasuk didalamnya perempuan hamil dan ibu menyusui, lansia, serta disabilitas.
Kegiatan ini dilakukan dilaksanakan pada tanggal 26-27 Juli 2023. Beberapa fasilitas publik yang menjadi objek riset yakni RSUD Setjonegoro, Masjid Jami, Taman Ainun Habibi, Gedung Arpusda, Taman Kartini, dan Alun Alun Wonosobo.
Astin mengatakan selanjutnya akan ada disemenasi dan penyampaian rekomendasi kepada Pemerintah Kabupatem Wonosobo. (FAZ)