Dalam upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembudayaan literasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Wonosobo menyiapkan strategi berupa pengadaan platform Rumah Multikolaborasi.
Kepala Dinas Arpusda, Musofa memaparkan saat ini tingkat peran serta masyarakat dalam pembudayaan literasi di Kabupaten Wonosobo terbilang rendah. Secara angka dan data, Wonosobo lebih rendah dari rata-rata Provinsi Jawa Tengah. Maka dari itu pihaknya mencetuskan program percepatan atau akselerasi Pembudayaan Literasi Masyarakat Kabupaten Wonosobo malalui Rumah Multikolaborasi. Sejauh ini program ini sudah mencapai tahap penyempurnaan dan akan di luncurkan dalam waktu dekat.
Sementara itu untuk mengikutsertakan masyarakat dalam proses ini, pada Selasa, 30 Mei 2023 Dinas Arpusda melakukan Forum Group Discussion (FGD) Pembangunan Multikolaborasi bersama unsur masyarakat dan dinas terkait lainnya di Kantor Arpusda.
Ia menjelaskan, selama tahap awal pihaknya merangkul beberapa unsur terkait seperti wirausahawan, media, guru, PKK, dan beberapa kedinasan. Nantinya akan ada dua peran yang dapat dijalankan yakni kontributor kontem dan distributor konten.
Musofa mencoba memberikan wadah kepada masyarakat untuk menyalurkan konten literasi dengan wadah Rumah Multikolaborasi. Dalam wadah itu juga masyarakat dapat melihat dan membagikan konten yang sudah diunggah. Sebagai distibrutor konten, beberapa pihak termasuk Radio Pesona akan ikut serta membagikan konten dan isi konten kepada masyarakat.
Musofa berharap dengan program ini peran serta masyarakat dalam meningkatkan literasi di Kabupaten Wonosobo semakin meningkat. (FAZ)