Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

BAHAS MASA DEPAN MANDALA, DISPARBUD GELAR SARASEHAN

Senin, 09 Maret 2026
Dilihat 17 kali
BAHAS MASA DEPAN MANDALA, DISPARBUD GELAR SARASEHAN

Dinas Pariwisata Kabupaten Wonosobo menggelar sarasehan bertajuk “Menata Masa Depan Mandala” bersama pelaku usaha dan komunitas di kawasan Gerbang Mandala Wisata, pada Selasa 3 Maret 2026. 

Kegiatan ini merupakan upaya untuk merumuskan strategi pengembangan kawasan kuliner dan ekonomi kreatif agar lebih tertata, ramai kunjungan, serta berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini diikuti berbagai unsur, mulai dari komunitas kreatif, pedagang, pengelola jasa wisata, hingga perwakilan transportasi lokal. Sarasehan tersebut menjadi forum terbuka untuk menyerap aspirasi sekaligus menyusun langkah bersama dalam pengelolaan kawasan Mandala sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo, Fahmi Hidayat menjelaskan, forum ini dirancang sebagai ruang diskusi untuk menyatukan gagasan, membagi peran, serta mencari solusi atas berbagai tantangan pengelolaan kawasan. Ia menilai, komitmen dan kolaborasi lintas pihak menjadi kunci agar Mandala dapat berkembang sebagai kawasan yang aman, nyaman, estetik, dan menarik bagi wisatawan.

Perwakilan pedagang, Toro menyampaikan, inisiatif dialog ini penting untuk menjawab persoalan rendahnya kunjungan dan aspek keamanan. Ia berharap berbagai masukan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti, sehingga lingkungan usaha menjadi lebih kondusif dan mampu mendorong peningkatan pendapatan pelaku ekonomi lokal.

Sementara itu, perwakilan biro wisata, Ika Budi, menilai penguatan sarana prasarana dan penataan kawasan menjadi faktor utama dalam menarik minat wisatawan. Menurutnya, pengembangan Mandala sebagai pusat kuliner dan destinasi transit perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjadi rujukan wisata sekaligus penggerak ekonomi kreatif daerah.