Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), termasuk arus mudik dan kunjungan wisatawan. Kepastian tersebut disampaikan setelah jajaran pemerintah daerah bersama Wakil Bupati dan Forkopimda melakukan pemantauan langsung ke sejumlah posko pada Senin, 22 Desember 2025.
Afif menyampaikan, pemantauan dilakukan di beberapa titik strategis, antara lain Posko Kertek, Mendolo, Sawangan, serta posko terpadu di sekitar Alun-alun Wonosobo. Menurutnya, seluruh posko telah disiagakan untuk memastikan kelancaran lalu lintas, keamanan, serta pelayanan bagi masyarakat dan wisatawan.
Posko Kertek menjadi perhatian utama karena merupakan simpul kemacetan yang menghubungkan jalur Purwokerto, Wonosobo, dan Temanggung. Sementara itu, di Mendolo terpantau peningkatan aktivitas pemudik dan wisatawan yang menggunakan transportasi bus, khususnya menuju kawasan pegunungan dan Dieng. Adapun Posko Sawangan difungsikan sebagai titik naik-turun penumpang bus dari Jakarta, sedangkan posko di sekitar Alun-alun difokuskan untuk pemantauan kegiatan ibadah Natal di gereja-gereja serta agenda selawatan akhir tahun.
Afif menegaskan, seluruh petugas telah disiagakan di masing-masing posko guna memberikan pelayanan sekaligus memastikan jalur transportasi tetap aman dan lancar selama masa liburan.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan dan wisatawan agar lebih berhati-hati, khususnya dalam memilih rute perjalanan. Jalur Sikarim, menurutnya, tidak direkomendasikan karena memiliki medan yang sangat curam dan berisiko.
Afif menyarankan wisatawan untuk memanfaatkan pos-pos pelayanan yang tersedia dan bertanya langsung kepada petugas apabila ragu dengan arah atau kondisi jalan.
Sementara itu, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan personel dan armada untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, termasuk di posko pemantauan Dieng. Ia memperkirakan puncak kepadatan akan terjadi pada 26, 27, dan 28 Desember.
Sementara itu untuk wakktu rawan kepadatan terjadi pada pagi hari setelah subuh, karena banyak wisatawan mengejar momen waktu matahari terbit.
Kapolres menambahkan, pihaknya juga menyiagakan armada derek untuk mengantisipasi kendaraan mogok agar tidak menimbulkan kemacetan berkepanjangan.
Dengan kesiapan posko, petugas, serta dukungan infrastruktur dan rekayasa lalu lintas, pemerintah daerah bersama aparat keamanan berharap mobilitas masyarakat dan wisatawan selama libur Nataru di Wonosobo dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (FAZ)