Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan selama Ramadan dan Idulfitri. Imbauan tersebut disampaikan menyusul insiden ledakan petasan di Kecamatan Kertek yang menimbulkan korban luka beberapa waktu lalu.
Afif menilai penggunaan petasan berisiko tinggi dan berpotensi merugikan masyarakat, baik dari sisi keselamatan maupun ketertiban umum. Ia menyebut kejadian di Kertek menjadi peringatan bersama agar masyarakat lebih waspada dan tidak lagi menggunakan bahan peledak rakitan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar sebelumnya, Afif menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk mewujudkan Ramadan dan Idulfitri tanpa petasan atau zero petasan. Ia meminta seluruh jajaran terkait memperkuat pengawasan serta penindakan terhadap peredaran dan penggunaan petasan di wilayahnya.
Menurutnya, operasi akan dilakukan secara rutin, terutama menjelang dan selama Ramadan hingga Idulfitri. Ia mengakui pengawasan menjadi tantangan tersendiri karena peredaran petasan saat ini cukup sulit dikendalikan, terlebih banyak masyarakat yang membelinya secara daring.
Selain itu, Afif juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan dalam berbagai kegiatan, termasuk dalam tradisi menerbangkan balon udara. Ia menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan ketertiban bersama, sehingga suasana Ramadan dan Idulfitri dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan tanpa insiden yang merugikan. (FAZ)