Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

BUTUH WAKTU SATU TAHUN UNTUK MEMBUAT AL QURAN RAKSASA

Jumat, 31 Maret 2023
Dilihat 14 kali
BUTUH WAKTU SATU TAHUN UNTUK MEMBUAT AL QURAN RAKSASA

Al - Quran raksasa asal Wonosobo yang dibuat oleh Universitas Sains Al-Quran (UNSIQ) dibuat secara manual dengan tulisan tangan. Proses pembuatannya menghabiskan waktu satu tahun.

Sang penulis Al-Quran raksasa, Hayatudin menuturkan bahwa pembuatan Al-Quran berukuran besar ini sudah dilakukan sejak tahun 1991. Saat ini dirinya dibantu oleh 7 orang untuk melakukan proses penulisan yang rata-rata dalam sehari mampu mengerjakan dua sampai tiga lembar. Selama proses pembuatan, Hayatudin mengaku tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja dibutuhkan kesabaran, ketelatenan, serta kemampuan kaligrafi untuk bisa menyelesaikan Al-Quran raksasa itu.

Selama ini Hayatudin sudah ikut membuat sebanyak 13 Al-Quran berukuran besar dengan 3 jenis ukuran, yaitu 2 x 1.5 meter, 1 x 1.5 meter, dan 1 meter x 75 cm. Dalam setiap pembuatannya, rata-rata memakan waktu satu tahun, mulai dari pembuatan sketsa, penulisan dengan tinta, membut ornamen hiasan pada tepian, pengkoreksian, pengurutan, dan yang terakhir proses penjilidan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Ilmu-ilmu Al-Quran (YPIIQ) Wonosobo Heru Irianto, menjelaskan bahwa ide pembuatan Al-Quran raksasa dicetuskan sejak zaman Kyai Muntaha, sebagai syiar agama, dan merealisasikan tujuan dari UNSIQ untuk menduniakan Al-Quran. Untuk saat ini Al-Quran yang telah dibuat sudah di sebarluaskan ke berbagai daerah seperti Jakarta, Makassar, Semarang, bahkan hingga negara tetangga yaitu Brunei Darussalam.

Heru menambahkan untuk saat ini Al-Quran yang sedang dikerjakan adalan pesanan dari Presiden Joko Widodo, yang rencananya akan diletakkan di Kota Solo.