Menindaklanjuti hasil rapat antara komunitas buruh migran dengan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Kementrian Koperasi dan UKM menggelar pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) usaha mikro. Sejumlah 30 pelaku UMKM se-Kabupaten Wonosobo yang juga merupakan mantan buruh migran itu turut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 15-17 Februari 2023 di sebuah hotel di Wonosobo.
Asdep Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementrian Koperasi & UKM, Ari Anindyo menyampaikan, kegiatan itu ditujukan bagi mantan buruh migran yang terdampak pandemi. Menurutnya, banyak diantara mereka yang akhirnya dipulangkan dan kehilangan pekerjaannya. Ari menyebut, banyak mantan buruh migran yang melakukan berbagai upaya, termasuk diantaranya menjadi pelaku UMKM untuk dapat terus memutar roda perekonomiannya.
Terkait hal itu, Ari menjelaskan, Kementrian Koperasi dan UKM mencoba mengajak mantan buruh migran untuk masuk ke ekosistem digital melalui e-commerce. Menurutnya kegiatan itu akan memandu pelaku UMKM guna dapat mengembangkan kapasitasnya sehingga dapat melakukan transaksi tidak hanya secara offline, namun juga online.

Ari menuturkan, pihaknya akan terus mendorong pelaku UMKM dalam peningkatan kapasitas produknya sehingga dapat dipasarkan secara online. Pihaknya juga akan terus malakukan monitoring dan evaluasi sehingga pelaku UMKM dapat secara optimal memanfaatkan penjualannya melalui e-commerce. Ia meminta pelaku UMKM untuk dapat saling menjaga kualitas dan pelayanan sehingga produknya dapat semakin diterima di pasar offline maupun online.