Kebakaran melanda permukiman padat di Kampung Singkir RT 2 RW 4, Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo pada Jumat, 26 Juni 2026 dini hari. Sedikitnya enam rumah hangus terbakar, sementara dua rumah lainnya terdampak. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran diduga bermula sekitar pukul 03.30 WIB akibat korsleting listrik. Api kemudian dengan cepat merembet ke bangunan semi permanen. Warga yang mengetahui kejadian segera melaporkan ke Pos Damkar Wonosobo saat api telah membakar tiga rumah.
Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Wonosobo, Sabarno, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Menurutnya, laporan diterima petugas pada pukul 04.10 WIB dan tim langsung diberangkatkan lima menit kemudian untuk mencegah api meluas ke permukiman di sekitarnya.
Ia menjelaskan proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam dengan melibatkan personel Damkar, TRC BPBD, TNI, Polri, PLN, Tagana, Redkar, relawan gabungan, serta perangkat Kelurahan Jaraksari. Berkat upaya tersebut, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke lebih banyak rumah.
Akibat kejadian ini, delapan kepala keluarga dengan total 28 jiwa terdampak. Sebanyak tujuh rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan satu rumah mengalami kerusakan ringan. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp588 juta, sementara aset senilai lebih dari Rp1 miliar berhasil diselamatkan.
Sabarno mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.