Untuk membuka pasar domestik dan luar negeri kepada pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Wonosobo, Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian, dan Transmigrasi (Disnakerintran) Kabupaten Wonosobo mengadakan Festival Sentra Industri 2023 di Alun-alun Wonosobo.
Kepala Disnakertrans, Prayitno mengungkapkan acara akan digelar selama 3 hari dimulai hari Jumat-Minggu, 7-9 Juli 2023. Ada sedikitnya 40 stand hasil kurasi dari Disnaker dan stand pendukung lain. Prayitno mengaku pihaknya memilih menjadi 40 stand saja dengan melihat beberapa poin. Beberapa poin yang menjadi petinbangan yakni produk telah terdaftar dalam Nomor Ijin Berusaha, telah memiliki sertifikat halal, kualitas pengemasan, jejaring, telah di pasarkan melalui digital dan klasikal, serta peran mereka terhadap acara ini sendiri.
Ia menambahkan ada beberapa tujuan utama dengan digelarnya acara ini yakni untuk membuka peluang pasar domestik dan luar negeri, membangun jejaring IKM, selanjutnya untuk penguatan sentra produksi itu sendiri di Kabupaten Wonosobo.
Sementara itu, Bupati Wonosobo saat memberikan sambutan mengatakan pengembangan sektor industri patut menjadi salah satu opsi yang dapat kita angkat dalam pembangunan perekonomian, apalagi mengingat tersedianya sumber daya alam yang melimpah di negeri kita, serta sumber daya manusia yang besar.
Oleh karena itu, pengembangan sektor industri menjadi agenda yang potensial, termasuk melalui festival ini, sebagai bentuk fasilitasi kepada para pelaku industri untuk dapat semakin dalam memahami pasar, meningkatkan daya saing, hingga meningkatkan peluang terjadinya transaksi bisnis yang saling menguntungkan. Sentra industri yang diharapkan berperan dalam meningkatkan efisiensi produksi.
Pada saat yang sama, Bupati Afif Nurhidayat berharap event ini mampu dimanfaatkan secara optimal. Baik dalam mempromosikan produk dan potensi unggulan yang dimiliki, memetakan keunggulan produk industri sejenis sebagai referensi untuk upgrade kualitas produk masing-masing agar berdaya saing, maupun dalam menjalin relasi dengan pengusaha, pembeli dan investor.
Bupati menekankan tantangan perkembangan sektor industri ke depan, khususnya dengan masuknya era Revolusi Industri 4.0 mengisyaratkan bahwa kesiapan dan komitmen kita bersama dalam mengembangkan sektor industri mutlak perlu dikuatkan. (FAZ)