Puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Wonosobo antusias mengikuti workshop produksi film bertajuk Film Lab Layar Seasri. Ajang ini diharapkan bisa menumbuhkan ekosistem perfilman pelajar di Wonosobo.
Festival Director Festival Film Layar Seasri Moh Alvi menjelaskan, program tersebut merupakan inisiasi dari Sekitar Kita Kreativa untuk membangun ekosistem film di Wonosobo. Kegiatan itu difokuskan pada edukasi pada pelajar di Wonosobo untuk bisa melahirkan embrio film dengan didampingi para mentor.
Film Lab Layar Seasri berlangsung selama empat hari sejak 19 hingga 22 Mei 2026 di Extrashow Cafe. Peserta merupakan 40 pelajar dari SMK Negeri 1 Wonosobo, MAN 1 Wonosobo, MAN 2 Wonosobo, SMA Takhasus Al Quran dan SLB Dena Upakara.
Pada hari pertama dan kedua pelaksanaan, peserta mendapat berbagai materi tentang produksi film. Seperti proses dari pra hingga paska produksi, cara mengulik ide, penulisan naskah skenario hingga pembuatan shotlist. Hari ketiga para peserta melakukan proses produksi film dan hari terakhir editing serta screening film hingga evaluasi.
Alvi menambahkan, dari empat film yang dihasilkan, pihaknya memberikan kesempatan untuk melakukan edit atau produksi ulang dalam waktu satu bulan. Nantinya film akan dikurasi dan ditayangkan dalam Festival Layar Seasri yang dihelat pada Agustus mendatang.
Dikatakan Alvi, Sekitar Kita Kreativa juga akan mendistribusikan karya-karya tersebut dalam festival film nasional maupun internasional. Ia berharap para peserta bisa terus berkarya sehingga bisa lahir sineas-sineas baru di Wonosobo.
Pada saat yang sama, salah satu peserta, Asif Novan dari MAN 2 Wonosobo mengaku senang bisa mengikuti workshop film ini. Ia mengaku mendapat pengalaman berkesan pada saat memproduksi film bersama teman satu sekolahnya, sebab bisa langsung mempraktikkan teori dari narasumber. Asif dan rekannya berencana untuk melakukan editing ulang agar filmnya semakin layak untuk dinikmati penonton.