Setelah mengikuti diklat kurang lebih selama 6 bulan, Calon Guru Penggerak (CGP) Kabupaten Wonosobo melaksanakan lokakarya di Pendopi Bupati pada Sabtu, 29 April 2023.
Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Wonosobo, Taufik Hariyadi, mengungkapkan kegiatan ini merupakan rangkaian akhir yang mewujudkan panen hasil karya selama mengikuti diklat. Dia menjelaskan ada 30 stand yang menampilkan hasil karya dari 126 CGP angkatan ke 6 ini. Selama mengikuti diklat, 4-5 CGP akan didampingin oleh 1 pengajar praktik untuk kemudian mencipatakan inovasi pembelajaran. Meskipun CGP ini terdiri dari guru jenjang pendidikan TK, SD, SMP, hingga SMK/SMA, akan tetapi Taufik mengaku mereka dapat bekerjasama lantaran materi diklat tidak terkait dengan mapel tertentu. Calon Guru Penggerak selama diklat akan belajar mengenai karakteristik siswa atau materi pedagogik dan kepemimpinan.
Hasil dari lokakarya yang ditampilkan selama satu hari ini harapannya dapat diterapkan di kelas ataupun di satuan pendidikan masing-masing CGP. Nantinya mereka juga akan dipantau oleh semua pihak baik dinas, pengawas, guru, maupun siswa mereka sendiri. Selama kegiatan lokakarya berlangsung, semua elemen dapat melihat hasil karya dari para CGP yang sebentar lagi resmi menjdi Guru Penggerak.
Sementara itu Bupati Wonosobo yang juga turu hadir dan menyaksikan kegiatan lokakarya ini menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya Program Guru Penggerak Angkatan 6 di Kabupaten Wonosobo, yang merupakan angkatan pertama di kabupaten kita tercinta ini. Dia juga menyampaikan Guru Penggerak harus mampu menjadi Pemimpin Pembelajaran, Pemimpin Satuan Pendidikan (Calon Kepala Sekolah), serta Agen Perubahan yang dituntut untuk bisa menginspirasi dalam bidang pendidikan di lingkungannya.
Bupati berpesan kepada CGP untuk
jangan takut berinovasi, identifikasi masalah yang ada di wilayah masing-masing, dan rumuskan alternatif solusi yang realistis berdasarkan berbagai potensi dan sumber daya yang tersedia.