Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Haflah Attasyakkur ke-29 Ponpes Al Mubaarok Hadirkan KH Ma’ruf Amin

Sabtu, 31 Januari 2026
Dilihat 11 kali
Haflah Attasyakkur ke-29 Ponpes Al Mubaarok Hadirkan KH Ma’ruf Amin

Pondok Pesantren Al Mubaarok Manggisan, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo menggelar Haflah Attasyakkur Li Ikhtitaamidduruus ke-29 sebagai penutup rangkaian pendidikan santri, Rabu (28/1/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Ponpes Al Mubaarok tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama, pimpinan daerah, serta mantan Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin, yang hadir sebagai pembicara utama.

Haflah ini menjadi momentum syukur atas kelulusan santri sekaligus refleksi peran pesantren dalam membentuk generasi berilmu dan berakhlak. Pengasuh Ponpes Al Mubaarok KH Nur Hidayatulloh menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Wonosobo hadir bersama unsur Forkopimda Wonosobo, menyampaikan ucapan selamat kepada pengasuh dan para santri atas terselenggaranya haflah dan keberhasilan para wisudawan. Ia menilai para santri merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat dari lingkungan pesantren.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH Ma’ruf Amin menekankan pentingnya peran pesantren sebagai lembaga yang melahirkan ulama dan pemimpin umat. Ia menyampaikan bahwa pesantren memiliki fungsi strategis dalam menjaga kemurnian ajaran Islam serta membentengi umat dari berbagai pemahaman yang menyimpang di tengah tantangan zaman.

KH Ma’ruf Amin juga mengingatkan para santri agar bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Menurutnya, santri diharapkan mampu menjadi penerus ulama yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan luas dan komitmen kebangsaan yang kuat.

Di akhir tausiyah, mantan Wakil Presiden RI tersebut menyampaikan doa dan harapan agar para wisudawan senantiasa diberikan keberkahan serta mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk kemaslahatan umat dan bangsa.