Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

HUT KE 25, BAZNAS SALURKAN ZAKAT PRODUKTIF KE MASYARAKAT

Kamis, 22 Januari 2026
Dilihat 13 kali
HUT KE 25, BAZNAS SALURKAN ZAKAT PRODUKTIF KE MASYARAKAT

 

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonosobo memanfaatkan momentum HUT ke-25 dengan menyalurkan bantuan zakat produktif senilai Rp79,5 juta kepada kelompok masyarakat rentan, sebagai upaya memperkuat ekonomi dan kesejahteraan warga. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di halaman Kantor Baznas Wonosobo, pada Selasa 20 Januari 2026.

Bantuan yang disalurkan mencakup perlengkapan membatik bagi santri, sarana prasarana pedagang kaki lima, alat pelindung diri, serta mesin jahit bagi peserta pelatihan keterampilan. Ketua Baznas Wonosobo, Priyo Purwanto menjelaskan, penyaluran zakat kali ini difokuskan pada program kemanusiaan dan penguatan ekonomi, agar manfaat zakat dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para mustahik.

Priyo juga menyampaikan, Baznas terus mendorong kolaborasi lintas sektor, salah satunya melalui kerja sama pelatihan menjahit dengan Disnakerintrans melalui BLK Wonosobo. Ia menilai penguatan keterampilan menjadi langkah penting agar penerima manfaat memiliki kemandirian ekonomi dan peluang penghasilan jangka panjang.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menilai zakat memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di tengah keterbatasan APBD. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas sangat membantu upaya pengentasan kemiskinan, penguatan UMKM, hingga peningkatan kesehatan kelompok rentan. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kesadaran berzakat, khususnya di kalangan ASN, agar potensi zakat dapat dimaksimalkan.

Sepanjang 2025, Baznas Wonosobo mencatat penghimpunan zakat sekitar Rp7 miliar dan menargetkan meningkat menjadi Rp8 miliar pada 2026. Dana tersebut disalurkan melalui lima program utama yang menyasar pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, dan penguatan nilai keagamaan, dengan harapan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih merata dan berkelanjutan.