Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi membuka ruas jalan Jengkol–Tlogo sepanjang 1,7 kilometer sebagai jalur alternatif yang diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung akses menuju kawasan wisata, dalam peresmian yang dirangkaikan dengan kegiatan fun walk, pada Jumat 24 April 2026.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyampaikan, pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah. Ia menjelaskan bahwa jalur ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada akses utama yang selama ini terpusat, sekaligus membuka alternatif bagi wisatawan yang menuju kawasan Telaga Menjer dan Dieng.
Menurutnya, proyek yang dikerjakan secara bertahap selama dua tahun anggaran itu tidak hanya berfungsi sebagai penghubung desa, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal. Ia menilai, keberadaan infrastruktur yang memadai akan berdampak langsung pada sektor pariwisata dan distribusi hasil ekonomi masyarakat.
Kegiatan peresmian turut dihadiri ratusan warga yang mengikuti fun walk di sepanjang jalur baru tersebut. Selain menikmati suasana pegunungan yang sejuk dengan panorama Gunung Sindoro dan Gunung Kembang, peserta juga disuguhi berbagai doorprize sebagai bentuk kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Bupati menegaskan, pembangunan jalan ini didanai melalui APBD dengan menekankan kualitas konstruksi agar dapat bertahan dalam jangka panjang. Dengan dibukanya akses baru ini, diharapkan pemerataan arus kendaraan dapat tercapai, terutama saat lonjakan wisatawan pada musim liburan.