Dalam rangka memberikan wadah bagi ratusan pendidik untuk saling berbagi inspirasi serta kreasi, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan Jambore Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD Kabupaten Wonosobo pada Kamis, 23 Oktober 2025, di The Loji, Marong, Kertek. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta perwakilan dari 15 kecamatan, hal ini menunjukkan antusiasme luar biasa, tidak hanya untuk berlomba, tetapi juga belajar dan berjejaring.
Kepala Seksi PAUD Disdikpora Wonosobo, Eko Murdijanti menjelaskan, Jambore PAUD merupakan bentuk apresiasi kepada para pendidik dan tenaga kependidikan yang telah berinovasi serta berdedikasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Ia menuturkan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antarpendidik sekaligus wadah untuk mengembangkan kreativitas pembelajaran di lembaga PAUD.
Murdijanti menyampaikan, tahun ini Jambore PAUD menghadirkan lima jenis lomba, yaitu Cerdas Cermat, Mendongeng, Mencipta Gerak Lagu Tradisional, Multimedia Pembelajaran Koding, dan Invitasi Pembelajaran. Melalui kompetisi tersebut, peserta diajak untuk menampilkan inovasi dalam metode pengajaran yang interaktif dan menyenangkan bagi anak usia dini. Ia menambahkan, kegiatan ini juga memberikan penghargaan kepada komunitas belajar inspiratif yang dinilai aktif meningkatkan kompetensi para pendidik PAUD di Wonosobo.
Ia berharap, Kegiatan ini mampu menjadi momentum bagi para pendidik untuk terus berinovasi dalam mengajar serta memperkuat semangat kolaborasi antarpendidik di Kabupaten Wonosobo. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan anak usia dini adalah pondasi utama dalam mencetak generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.
Salah satu peserta, Pendidik dari TK Pertiwi Pelita Bakti Pelobangan, Kecamatan Selomerto, Dewi mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan, jambore menjadi pengalaman berharga karena dapat bertemu dengan rekan-rekan pendidik dari berbagai kecamatan dan belajar banyak hal baru, termasuk tarian dan gerak lagu untuk anak-anak. Menurutnya, kegiatan seperti ini bisa langsung diterapkan di sekolah karena menumbuhkan semangat belajar sambil bermain bagi anak-anak.