Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

JATUBU DAN DRIVER OJEK ONLINE TANAM 10 RIBU BIBIT POHON DI KAWASAN TELAGA MENJER

Selasa, 20 Januari 2026
Dilihat 45 kali
JATUBU DAN DRIVER OJEK ONLINE TANAM 10 RIBU BIBIT POHON DI KAWASAN TELAGA MENJER

Ratusan driver ojek online di Wonosobo bersama Yayasan Jagat Tunas Bumi (Jatubu) menanam 10 ribu bibit pohon di kawasan Telaga Menjer. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya banjir dan longsor serta menjadikan Wonosobo semakin hijau. 

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 19 Januari 2025 itu diawali dengan konvoi driver ojek online dari Pendopo Bupati. Kemudian rombongan melewati jalan baru Tlogo-Jengkol dan berakhir di Telaga Menjer. 

Ketua Umum Komunitas Driver Online Wonosobo Bersatu Affat Fauzy mengatakan, penanaman 10 ribu pohon ini berangkat dari keprihatinan dari bencana yang terjadi baik di Wonosobo maupun berbagai wilayah Indonesia. Utamanya karena banjir dan longsor yang diakibatkan oleh kerusakan hutan dan lingkungan. 

“Awalnya ini gerakan inisiatif kami (driver ojol), lalu kami mencari tahu ternyata ada Yayasan Jagat Tunas Bumi (Jatubu) yang punya konsern terhadap lingkungan dan kelestsrian hutan. Sehingga kami berkomunikasi dan bisa berkolaborasi melakukan penanaman di sini,” kata Affat kepada wartawan. 

Ia menambahkan, setidaknya terdapat 350 driver ojek online dari empat aplikasi besar yang turut andil dalam penanaman pohon tersebut. Mereka ingin alam Wonosobo semakin lestari tetap terjaga, sehingga ke depan akan terus berkolaborasi dengan Jatabu untuk kegiatan yang sama. 

“Kami berharap langkah kecil ini bisa memperbaiki kerusakan lingkungan di Wonosobo. Karena bencana alam baik banjir maupun longsor, selain berdampak pada masyarakat juga kami sebagai driver online ikut kena imbas, bila kami mengantarkan orderan ke wilayah atau infrastruktur yang terkena banjir. Sehingga tidak bisa bekerja secara maksimal,” ungkapnya. 

Ketua Yayasan Jatubu Mantep Abdul Ghoni menjelaskan, penanaman pohon ini bertujuan untuk mencegah terjadinya erosi maupun longsor di seputar Telaga Menjer. Pihaknya menyiapkan 10 ribu bibit kopi seperti yang diminta oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat.

Jatubu, lanjut Mantep, berkomitmen untuk terus menghijaukan Wonosobo. Nantinya tak menanam hanya pohon kopi saja, melainkan juga jenis lain, seperti kayu putih, kayu manis, gaharu maupun beringin. 

“Setelah menargetkan satu juta pohon dalam lima tahun, kami berencana menargetkan jadi lima juta batang. Kami harap bisa berkolaborasi dengan masyarakat dan berbagai komunitas supaya gerakan ini makin massif,” ucapnya.