Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Puntuksari, Desa Sapuran, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu malam, 18 April 2026. Peristiwa tersebut menghanguskan satu rumah dan berdampak pada sejumlah bangunan di sekitarnya.
Api pertama kali diketahui sekitar pukul 20.43 WIB setelah seorang warga melihat kepulan asap dari bagian atap rumah milik Setriyono (40). Warga kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tim Damkar Wonosobo yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 21.15 WIB. Dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam dan satu tangki suplai air, api berhasil dipadamkan setelah dua jam.
Berdasarkan data yang dihimpun, kebakaran menghanguskan rumah milik Setriyono yang dihuni enam orang, dan sedikitnya 6 rumah di sekitarnya turut terdampak. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Wonosobo, Sabarno, menyampaikan bahwa kebakaran diduga cepat membesar karena kondisi bangunan yang semi permanen, sehingga api mudah merambat ke bagian lain. Ia juga menjelaskan bahwa respons cepat dari tim gabungan dan warga membantu proses pemadaman berjalan lebih terkendali.
Selain Damkar dan BPBD, penanganan kejadian ini turut melibatkan unsur TNI-Polri, relawan, serta masyarakat setempat. Setelah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIB, petugas memastikan kondisi aman sebelum kembali ke markas.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta. BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan dengan bangunan yang mudah terbakar, serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat. (FAZ)