Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Wonosobo Droping Puluhan Ribu Liter Air Bersih

Sabtu, 29 Agustus 2026
Dilihat 1 kali
Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Wonosobo Droping Puluhan Ribu Liter Air Bersih

Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Wonosobo Droping Puluhan Ribu Liter Air Bersih
 

Kekeringan mulai dirasakan sejumlah wilayah di Kabupaten Wonosobo. BPBD Wonosobo tercatat sudah menyalurkan air bersih ke sekolah dan permukiman warga yang sumber airnya mulai menipis, dengan total bantuan yang telah direalisasikan mencapai 12 tangki atau sekitar 60.000 liter air di tiga wilayah.

Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Wonosob, Sabarno, mengatakan bantuan diberikan setelah pemerintah desa maupun sekolah mengajukan permohonan secara resmi. Penyaluran dilakukan berdasarkan kondisi ketersediaan air di masing-masing wilayah dan kebutuhan masyarakat.

Di Kecamatan Watumalang, BPBD telah menyalurkan tiga tangki atau 15.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan SDN 2 Banyukembar. Sementara di Dusun Banaran, Desa Kayugiyang, Kecamatan Garung, sebanyak lima tangki atau 25.000 liter air telah didistribusikan.

Adapun di Dusun Jebengan dan Dusun Menggora, Desa Trimulyo, Kecamatan Wadaslintang, BPBD telah menyalurkan empat tangki atau 20.000 liter air. Distribusi di wilayah tersebut masih berlanjut karena kebutuhan air warga masih cukup tinggi.

Khusus penyaluran pada Kamis, 27 Agustus 2026 di Dusun Menggora RT 05 serta Dusun Jebengan RT 09 dan RT 10, bantuan ditujukan bagi sekitar 120 kepala keluarga atau 645 jiwa. Kebutuhan diperkirakan mencapai tiga trip atau 15.000 liter air bersih.

Sabarno menyebut BPBD juga masih memantau kondisi Desa Gumelar dan Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang. Kedua wilayah tersebut sebelumnya telah mendapat dropping air bersih bersama Polres Wonosobo. Meski debit sumber air mulai berkurang, hasil koordinasi dengan pemerintah desa menunjukkan sumber air masih dapat dimanfaatkan sehingga belum memerlukan dropping lanjutan. (FAZ)