Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Kemiskinan Turun 1.620 Jiwa, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026
Dilihat 5 kali
Kemiskinan Turun 1.620 Jiwa, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Kemiskinan Turun 1.620 Jiwa, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
 

Pemerintah Kabupaten Wonosobo meraih Mandaya Awards 2026 sebagai Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Penurunan Tingkat Kemiskinan. Penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) tersebut diserahkan dalam acara puncak di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026. 

Berdasarkan data Pemkab Wonosobo, persentase penduduk miskin di daerah tersebut turun dari 13,34 persen pada 2025 menjadi 13,12 persen pada 2026. Penurunan ini setara dengan berkurangnya 1.620 penduduk miskin, sehingga jumlahnya menjadi 104.670 orang.

Upaya pengentasan kemiskinan dilakukan melalui sejumlah program, di antaranya perbaikan 1.001 unit rumah tidak layak huni, pemberian beasiswa kepada 663 anak, pembangunan sanitasi bagi 231 keluarga, serta bantuan sosial dan perlindungan jaminan kesehatan sepanjang 2025.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan penanggulangan kemiskinan tidak hanya dilihat dari penurunan angka statistik, tetapi juga dari manfaat program yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam meningkatkan kapasitas ekonomi dan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menekankan pentingnya mengubah pendekatan penanggulangan kemiskinan dari sekadar pemberian bantuan menjadi pemberdayaan masyarakat. Program yang dijalankan perlu menghasilkan dampak nyata, melibatkan masyarakat secara aktif, dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM, Prof. Abdul Haris, menjelaskan bahwa Mandaya Awards 2026 melibatkan 764 kegiatan dan inovasi dengan sekitar 1.600 penggerak. Ia menegaskan bahwa pemberdayaan harus mampu mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri, bukan hanya bergantung pada bantuan. 

Ke depan, Pemkab Wonosobo akan memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui optimalisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), kolaborasi lintas sektor, perluasan akses bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pelatihan keterampilan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran program sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan. (FAZ)