Keterbukaan informasi desa sangat penting dalam konteks pemerintahan yang transparan dan partisipatif sehingga menjadi kunci guna membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Hal itu disampaikan oleh Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) Republik Indonesia, Rospita Vici Paulyn saat melakukan visitasi dalam rangka apresiasi keterbukaan informasi publik desa di Kantor Desa Bumiroso, Watulamang pada Rabu 1 November 2023.
Rospita menjelaskan, Desa Bumiroso masuk dalam tahap visitasi apresiasi KIP Tingkat Nasional tahun 2023. Visitasi tersebut merupakan tindak lanjut untuk melihat langsung kesesuaian antara kuesioner yang telah diisi dengan kondisi sebenarnya di desa. Rospita menambahkan, dalam era keterbukaan informasi yang menjamin hak masyarakat atas informasi publik, maka pemerintah desa memiliki kewajiban membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat baik melalui website maupun platform lainnya.
Menurutnya, hal tersebut memungkinkan warga untuk lebih memahami dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka. Ia menuturkan, keterbukaan informasi desa juga membantu mencegah korupsi, memfasilitasi pembangunan yang berkelanjutan, dan memungkinkan masyarakat mengawasi kinerja pemerintah desa. Sehingga dapat membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Rospita berharap, semangat dalam mencapai keterbukaan informasi itu dapat terus dijaga dan dilanjutkan, tidak hanya sebatas penghargaan namun menjadi pertanggungjawaban kepada masyarat.
Hal senada disampaikan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Wonosobo, Supriyadi. Menurutnya hak untuk mengakses informasi pada hakikatnya merupakan hak asasi setiap warga negara yang dijamin konstitusi. Termasuk pada jenjang desa, sebagai unit pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat, tentunya memiliki peran yang sangat strategis dalam menjangkau dan melayani kebutuhan masyarakat.
Supriyadi juga menyatakan Pemkab Wonosobo mendukung penuh berbagai upaya peningkatan keterbukaan informasi publik, dan selalu berkomitmen menjalankan pemerintahan secara terbuka. Ia berharap, inisiasi yang dilakukan Desa Bumiroso dapat menginspirasi desa-desa lainnya untuk berpacu membangun keterbukaan informasi, dan mendorong partisipasi masyarakat menuju terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.