Keterbukaan informasi publik hari ini sangat penting, terlebih lagi Wonosobo sudah mencapai standar informatif. Guna meningkatkan kualitas, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melakukan berbagai upaya. Salah satunya yakni memberi pelatihan jurnalistik kepada 236 perangkat desa.
Kepala Diskominfo Wonosobo Fahmi Hidayat menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa dalam menampilkan informasi maupun data bagi masyarakat desanya masing-masing. Dikatakan Fahmi, Wonosobo kini telah mencapai standar informatif dan perlu ditingkatkan. Sebab penilaian ke depan akan semakin ketat, dan tak hanya diminta transparan, akuntabel, serta informatif namun juga inovatif.
Fahmi menambahkan, ratusan perangkat desa ini mendapat pelatihan jurnalistik dari News Manager Tribun Jateng Iswidodo dan Diskominfo, mengenai standar pengelolaan informasi di desa. Pihaknya pun berencana akan mendorong PPID Desa untuk melakukan gerakan upload bersama pada momen tertentu.
Bupati Afif Nurhidayat juga menuturkan hal yang sama. Afif mengatakan keterbukaan informasi publik menjadi syarat wajib dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan saat ini. Utamanya dalam mewujudkan good goverment dan clean governance. Maka dari itu, Bupati meminta agar PPID Desa agar menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman.
Bupati menekankan, keterbukaan informasi sudah menjadi tuntutan publik, yang mana masyarakat diharapkan bisa turut melaksanakan fungsi pengawasan atas jalannya pemerintahan. Dia juga berharap PPID Desa menjadi pelopor masyarakat untuk rajin menulis, mencatat serta mendokumentasikan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan. (PLG)