Kodim 0707/Wonosobo Bangun Lima Jembatan Perintis Sekaligus untuk Perkuat Akses Daerah Terpencil
Kodim 0707/Wonosobo membangun lima jembatan perintis secara bersamaan di sejumlah wilayah sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah terpencil. Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu membuka akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga.
Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, mengatakan pembangunan jembatan perintis menjadi salah satu bentuk sinergi TNI dengan pemerintah untuk mempercepat pembangunan di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses. Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus menunjang aktivitas ekonomi.
Saat ini, pembangunan dilakukan di lima lokasi, yakni Desa Sumberwulan, Kecamatan Selomerto; Desa Mangunan, Kecamatan Kalikajar; Desa Karangsambung, Kecamatan Kalibawang; Desa Kauman, Kecamatan Kaliwiro; serta Desa Gunungtugel, Kecamatan Sukoharjo. Seluruh proyek dikerjakan secara serentak agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Jembatan Perintis Garuda Beton Tahap VI di Desa Karangsambung, Kecamatan Kalibawang. Berbeda dengan beberapa jembatan sebelumnya yang menggunakan konstruksi gantung, jembatan ini dibangun dengan struktur beton permanen sepanjang 17 meter dan lebar 2 meter untuk mendukung mobilitas warga serta pengangkutan hasil pertanian.
Dandim menjelaskan keberadaan jembatan-jembatan tersebut diharapkan mampu mengurangi keterisolasian wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mempermudah akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pusat perekonomian. Ia menambahkan, Kodim akan terus memantau progres pembangunan agar seluruh jembatan selesai sesuai target dan segera dapat dimanfaatkan.
Pembangunan yang melibatkan semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat itu mendapat respons positif dari warga. Kehadiran jembatan dinilai menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan menyeberangi sungai, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.