Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo mencatat jumlah kunjungan wisata di Wonosobo menyentuh angka 2,2 juta hingga akhir Agustus 2025.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Disparbud Fahmi Hidayat yang ditemui jurnalis Radio Pesona di kantornya pada Kamis, 25 September 2025. Dikatakan Fahmi, setidaknya terdapat 2.279.952 wisatawan nusantara. Sedangkan wisatawan mancanegara sebanyak 2.160 orang.
Fahmi menjelaskan, asal wisatawan nusantara paling banyak dari wilayah Jawa dan Bali, disusul dengan Sumatera. Sementara turis asing didominasi warga Australia, kemudian Cina dan Korea. Untuk lama tinggal atau length of stay yakni 1.53 hari.
Lebih lanjut Fahmi mengatakan, kawasan Dieng masih menjadi primadona bagi wisatawan. Selain beberapa destinasi yang juga dilirik yakni Kebun Teh Panama dan Telaga Menjer. Pihaknya kini tengah menggarap kawasan Lima Dieng Baru, yang diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisata ke Wonosobo.
Pada saat yang sama, Fahmi juga menyinggung mengenai penipuan berkedok penginapan di Dieng yang marak terjadi. Ia mengatakan akun penipu telah dihapus, namun pihaknya mengimbau pelaku wisata untuk tetap waspada.
Fahmi menekankan kesadaran, pengetahuan, literasi dan kewaspadaan dari seluruh pelaku usaha. Bagi para costumer agar selalu waspada dan memahami bagaimana memesan penginapan melalui metode yang paling aman. Pihaknya juga mengimbau para pengusaha homestay untuk bergabung ke platform e-commerce.
Ia berharap ekosistem wisata di Wonosobo bisa tumbuh baik di tengah efisiensi dan pertumbuhan ekonomi hari ini. Dengan adanya agro wisata dan agro industri, diharapkan bisa turut menumbuhkan perekonomian di Wonosobo.