Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Literasi Digital Jadi Tameng Hoaks di Wonosobo

Minggu, 26 April 2026
Dilihat 13 kali
Literasi Digital Jadi Tameng Hoaks di Wonosobo

LITERASI DIGITAL JADI TAMENG HOAKS DI WONOSOBO


Seminar nasional literasi digital yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Wonosobo menarik lebih dari 2.200 peserta dari berbagai kalangan, sekaligus menegaskan pentingnya penguatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi arus informasi digital yang kian masif.

Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Luthfi menekankan, perkembangan teknologi informasi menuntut masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi. Ia menyampaikan, rendahnya literasi digital berpotensi memicu penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga disinformasi yang dapat mengganggu stabilitas sosial.

Menurut Ahmad Luthfi, masyarakat perlu membiasakan diri untuk memverifikasi informasi sebelum membagikannya, mengingat banyak kasus di mana informasi lama atau kejadian dari daerah lain disebarkan kembali seolah-olah terjadi di waktu dan tempat yang sama. Ia juga mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga kreator konten positif yang mampu memperkuat persatuan.

Sementara itu, Koordinator Nasional Gerakan Mantap Pilih Prabowo (GMPP), Mantep Abdul Ghoni, menyebut antusiasme peserta yang melampaui target awal menunjukkan meningkatnya kesadaran publik terhadap pentingnya literasi digital. Ia menjelaskan, kegiatan ini melibatkan berbagai komunitas, termasuk grup komunikasi masyarakat yang selama ini menjadi kanal utama penyebaran informasi.

Mantep menuturkan, seminar ini diharapkan mampu membantu menciptakan ekosistem informasi yang sehat, dengan mendorong penyebaran konten yang berimbang dan konstruktif. Melalui upaya ini, masyarakat diharapkan semakin kritis dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media digital untuk mendukung kemajuan daerah dan menjaga harmoni sosial.