Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengimbau masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang positif dan tidak bersifat hura-hura. Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Wonosobo, Harjanto, sebagai tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri serta instruksi Bupati Wonosobo.
Harjanto mengatakan, pemerintah daerah sejalan dengan kebijakan pusat yang meminta agar perayaan malam tahun baru tidak diisi dengan kegiatan yang berpotensi menimbulkan euforia berlebihan. Arahan tersebut kemudian ditegaskan kembali oleh Bupati Wonosobo kepada seluruh jajaran pemerintah daerah.
Pemkab Wonosobo mengarahkan perayaan akhir tahun pada kegiatan yang lebih menyejukkan dan bermakna.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan menggelar Pentas Religi Akhir Tahun 2025. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk sholawat dan doa bersama yang akan dipimpin oleh Gus Muhammad Ali Sodikin atau yang dikenal dengan Gus Ali Gondrong.
Acara dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 31 Desember 2025, pukul 20.00 WIB di Alun-Alun Wonosobo, dan terbuka untuk masyarakat umum.
Selain itu, Harjanto menambahkan bahwa doa bersama juga melibatkan lintas agama. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan kondusif dan inklusif, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Melalui kegiatan ini, Pemkab Wonosobo berharap momentum pergantian tahun dapat dimaknai sebagai refleksi dan doa bersama demi terciptanya kedamaian, kerukunan, serta harapan yang lebih baik di tahun mendatang. (FAZ)