Pisowanan Agung menjadi puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Wonosobo yang digelar tepat pada peringatan hari jadi yakni Senin, 24 Juli 2023 di Alun-alun Wonosobo.
Mengangkat tema Cangcut Taliwondo, Nyengkuyung Wonosobo Raharjo acara berlangsung sangat meriah. Tidak hanya dari jajaran Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan, masyarakat umum juga terlihat memadati area Alun-alun Wonosobo selama acara berlangsung. Puncak peringatan hari jadi Wonosobo memang terbuka untuk umum. Salah satu masyarakat Wonosobo asal Selomerto, Feri mengaku merasa senang bisa mengikuti puncak peringatan Hari Jadi Wonosobo ke-198. Ia mengaku turut menyerbu gunungan yang disediakan karena baginya gunungan ini adalah suatu berkah. Gunungan ini masuk dalam puncak peringatan yakni Kembul Bujana dimana masyarakat akan menyerbu gunungan yang berisi hasil bumi Wonosobo. Feri juga menyampaikan harapan agar Wonosobo kedepannya dapat lebih maju dan sejahtera.
Sementara itu Bupati Wonosobo mengungkapkan makna tema hari jadi tahun ini yakni sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat sinergritas kerjasama kolaborasi gotong royong terhadap beberapa program. Beberapa target dan program Pemerintah Kabupaten Wonosobo tahun 2023 adalah tahun percepatan penanganan kemiskinan ekstrim, penanganan ODF l, penanganan stunting. Bupati mengaku bersyukur Pemerintah Kabupaten Wonosobo sudah bersinergi dengan stakeholder dan masyarakat untuk memperkokoh jalinan silaturahim untuk gotong royong mewujudkan target tersebut.
Pada puncak peringatan hari jadi, masyarakat juga dihibur dengan berbagai penampilan tradisional. Tidak hanya dari kesenian dan seniman lokal Wonosobo, tahun ini terdapat persembahan spesial mengingat pentas kesenian merupakan kolaborasi dari Wonosobo dan beberapa kabupaten lain. Acara ditutup dengan penampilan Imblig Dhem dari Sanggar Seni Setyo Langen Budaya. (FAZ)