Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Menko Pangan Dorong Swasembada Pangan Lewat Koperasi Desa dan Ajak Ponpes Kolaborasi

Minggu, 12 Juli 2026
Dilihat 18 kali
Menko Pangan Dorong Swasembada Pangan Lewat Koperasi Desa dan Ajak Ponpes Kolaborasi

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Ia juga mengajak pondok pesantren turut andil dalam upaya tersebut melalui penguatan program pemerintah masuk desa. 

Hal tersebut dikatakan oleh Zulkifli Hasan pada saat menghadiri Halaqah Ulama Jawa Tengah pada Minggu, 12 Juli 2026 di Pendopo Bupati Wonosobo. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebu Ireng (PW IKAPETE) Jawa Tengah. 

Pada kesempatan tersebut, Zulkifli mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya mempercepat realisasi swasembada pangan nasional. Salah satunya yakni tidak menggantungkan impor pada sektor pangan, agar menyejahterakan para petani lokal. 

“Itu artinya menguntungkan petani kita. Kalau kita impor menguntungkan petani luar negeri,” ucap Zulkifli kepada para wartawan. 

Pria yang karib disapa Zulhas itu juga juga mendorong swasembada pangan melalui koperasi desa. Harapannya setiap desa mandiri pangan dan mengembangkan usahanya seperti swasembada protein, karbohidrat, ekonomi, biofloc higga desa wisata. 

“Kita membenahi juga namanya makanan bergizi ini, ya. Kalau yang sudah bagus ya tentu jalan, yang belum kita perbaiki, ya. Agar benar-benar bisa diterima dengan baik oleh para penerima manfaat,” imbuh dia. 

Kemudian ia mengajak pondok pesantren untuk dalam hal ini alumni Tebu Ireng untuk berkolaborasi dalam merealisasikan program pemerintah swasembada pangan nasional. Dikatakan Zulhas, ponpes bisa mendorong upaya tersebut dari berbagai sektor. 

“Kita akan coba sambung kerja sama, banyak program-program pemerintah yang masuk desa. Seperti koperas, tambak, UMKM, ini bisa kerja sama dengan alumni Tebu Ireng,” pungkasnya. 

Hal senada juga dikatakan oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat. Ia menilai ponpes dan alumni tidak boleh hanya menjadi penonton dalam roda ekonomi. Sehingga Afif juga mendorong kemandirian ekonomi berbasis ummat dan pesantren. 

“Hal ini selaras dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Kami ingin santri-santri kita berdaya secara ekonomi, berdaulat secara pangan dan menjadi motor penggerak kesejahteraan rakyat,” tutur Afif.