Museum Daerah Kabupaten Wonosobo mencatat peningkatan jumlah kunjungan selama libur Lebaran 2026.
Museum yang berada di lantai dua Gedung Tourist Information Center (TIC) kawasan Taman Rekreasi Kalianget tersebut menjadi alternatif wisata yang memadukan unsur rekreasi dan edukasi. Lokasinya yang strategis turut mendukung tingginya minat pengunjung dari berbagai kalangan.
Kepala UPTD Pengelolaan Objek Wisata Disparbud Wonosobo, Sri Rejeki, menyampaikan bahwa lonjakan kunjungan selama libur Lebaran menunjukkan tingginya ketertarikan masyarakat terhadap wisata berbasis sejarah. Ia menjelaskan, sejak diresmikan 17 Maret lalu, jumlah pengunjung terus meningkat seiring rasa ingin tahu masyarakat terhadap sejarah Wonosobo.
Menurutnya, museum ini menghadirkan beragam koleksi, baik berupa artefak maupun warisan budaya tak benda yang menggambarkan perjalanan sejarah daerah. Selain itu, informasi mengenai kearifan lokal, tradisi, serta potensi wisata juga disajikan untuk memperkaya wawasan pengunjung, khususnya generasi muda agar lebih mengenal daerahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat, mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap museum daerah, terutama pada momentum libur Lebaran. Ia menilai kondisi tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta pengelolaan museum sebagai bagian dari penguatan pariwisata berbasis edukasi dan budaya.
Ia menambahkan, museum memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah dengan tidak hanya menampilkan benda bersejarah, tetapi juga menyampaikan nilai dan cerita masyarakat. Ke depan, keberadaan Museum Daerah Wonosobo diharapkan mampu memperkuat daya tarik kawasan sekaligus mendorong pengembangan wisata edukatif di daerah. (FAZ)