Yayasan Mentari Indonesia bersama Dinas Kesehatan Wonosobo melakukan skrining TBC di sejumlah lokasi. Salah satunya yakni pada sejumlah karyawan di Dinas Kominfo (Diskominfo). Skrining massal ini dilakukan untuk menekan angka kasus TB di Wonosobo.
Staff Program SSR Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Wonosobo, Wening Tyas Suminar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dalam rangka menyambut Hari TBC, yang jatuh pada 24 Maret mendatang. Salah satu agendanya adalah skrining di sejumlah OPD. Hal ini sebagai bentuk kepedulian perangkat daerah terhadap TBC.
Wening juga menuturkan bahwa Diskominfo merupakan instansi pertama yang menjadi sasaran screening OPD. Kegiatan selanjutnya, lanjut Wening, akan dilakukan talkshow pada hari Jum'at dengan mengundang Bupati Wonosobo.
Dia berharap minimal semua OPD bisa ikut bagian dalam skrining ini. Sehingga bisa TBC bisa ditekan karna dukungan dari lintas sektor.
Dikatakan Wening angka TBC Wonosobo pada tahun 2022 estimasi kasusnya sebanyak 1896 dan ditemukan kasus 1874. Sedangkan target suspek sebesar 9726 sedangkan temuan suspek sebesar 2509.
Program mengeliminasi TBC di Jawa Tengah ditargetkan pada tahun 2028 sedangkan dalam skala nasional di tahun 2030. Wonosobo juga akan ikut melakukan pengentasan di tahun 2028. Hal ini diimbangi dengan seringnya dilakukan himbauan kepada masyarakat. Sehingga diharapkan masyarakat bisa paham, bahwa TBC bisa disembuhkan dengan wajib minum obat minimal 6 bulan dan jaga prokes serta gaya hidup.