Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Operasi Patuh Candi, Masyarakat Diimbau Terapkan Budaya Tertib Lalu Lintas

Senin, 08 Juni 2026
Dilihat 15 kali
Operasi Patuh Candi, Masyarakat Diimbau Terapkan Budaya Tertib Lalu Lintas

Satlantas Polres Wonosobo siap melaksanakan Operasi Patuh Candi yang digelar mulai 8 Juni 2026. Masyarakat diimbau untuk melengkapi dokumen kendaraan dan menerapkan budaya tertib berlalu lintas.

Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto menjelaskan, Operasi Patuh Candi digelar selama dua pekan, hingga 21 Juni mendatang. Sebelumnya, Satlantas telah menggencarkan edukasi masyarakat guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas. 

AKP Seno menambahkan, sosialisasi tersebut dilakukan melalui penyebaran flayer imbauan berisi informasi tentang pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 dan berbagai pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan. Ia mengingatkan masyarakat agar melengkapi surat kendaraan, menggunakan helm SNI, memakai sabuk pengaman, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara dan mematuhi batas kecepatan. 

Bahkan pihaknya juga melaksanakan edukasi secara langsung pada pengguna jalan. Seperti yang dilakukan pada Sabtu, 6 Juni pukul 20.00 WIB. Satlantas melaksanakan penindakan terhadap pengguna knalpot brong atau racing yang tidak sesuai standar. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Selain itu juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sebelum Operasi Patuh Candi 2026 dimulai.

Dikatakan Kasatlantas, edukasi dan penindakan yang dilakukan merupakan langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran maupun potensi kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, Operasi Patuh Candi 2026 mengedepankan upaya membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. 

Dijelaskan AKP Seno, dalam Operasi Patuh Candi 2026, terdapat delapan jenis pelanggaran prioritas yang menjadi perhatian, yaitu tidak menggunakan helm SNI, tidak memakai sabuk pengaman, menggunakan telepon genggam saat berkendara, melawan arus lalu lintas, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, serta mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Ia juga mengimbau masyarakat Kabupaten Wonosobo untuk mempersiapkan diri dengan melengkapi dokumen kendaraan dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Dengan demikian dapat mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan berkeselamatan menjelang Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.