Pembangunan Jalan Jengkol–Tlogo di Kabupaten Wonosobo telah rampung dan kini resmi dibuka untuk umum. Jalan sepanjang 1,2 kilometer tersebut menjadi akses baru yang memperpendek jarak menuju kawasan wisata Telaga Menjer dan sekitarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Wonosobo, Nurudin Ardianto, menyampaikan bahwa pembukaan jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya menuju kawasan strategis pariwisata.
Menurutnya, Bupati Wonosobo berencana menggelar peresmian secara resmi setelah Hari Raya Idul Fitri. Peresmian tersebut direncanakan dikemas dalam bentuk kegiatan olahraga masyarakat, seperti slow run atau fun run, sebagai puncak acara sekaligus sarana memperkenalkan akses baru kepada masyarakat luas.
Pembangunan jalan tersebut dilaksanakan selama dua tahun dengan total anggaran sekitar Rp8 miliar, termasuk pembangunan jembatan sepanjang 12 meter yang menjadi bagian dari ruas jalan tersebut.
Terkait aspek kebencanaan, ia menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Kabupaten Wonosobo berada pada zona kerawanan longsor tingkat sedang. Kondisi ini tidak hanya terdapat di Jalan Jengkol–Tlogo, tetapi juga di sejumlah wilayah lain dengan kontur tebing yang tinggi.
Oleh karena itu, DPUPR terus berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan, salah satunya dengan memastikan fungsi saluran drainase tetap optimal. Namun demikian, ia menekankan bahwa upaya tersebut membutuhkan dukungan dan peran aktif masyarakat.
Ia mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air, khususnya pada musim hujan. Saluran yang tersumbat, baik oleh sampah maupun dedaunan, dinilai menjadi salah satu pemicu terjadinya longsor.
Menanggapi sempat viralnya aksi pembuangan sampah di sekitar jalan yang baru selesai dibangun, Nurudin mengapresiasi respons cepat pihak kecamatan setempat. Ia berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bersama agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga fasilitas umum yang telah dibangun.
Dengan selesainya pembangunan Jalan Jengkol–Tlogo, pemerintah daerah berharap infrastruktur ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas masyarakat, pengembangan pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Wonosobo. (FAZ)