Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Pemkab Luncurkan Dua Program Dukung Penanggulangan Kemiskinan

Rabu, 01 Juli 2026
Dilihat 4 kali
Pemkab Luncurkan Dua Program Dukung Penanggulangan Kemiskinan

Pemkab Luncurkan Dua Program Dukung Penanggulangan Kemiskinan

Pemerintah Kabupaten Wonosobo meluncurkan dua program baru sebagai bagian dari percepatan penanggulangan kemiskinan, yakni Psikolog Masuk Sekolah dan Jaring Sosial Pendidikan. Kedua program tersebut diperkenalkan dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Wonosobo pada Senin 29 Juni 2026 di Kantor Setda Wonosobo. Program itu merupakan tindak lanjut arahan Bupati untuk menghadirkan terobosan lintas sektor dalam pengurangan kemiskinan.  

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Wonosobo Tono Prihatono menjelaskan, Program Psikolog Masuk Sekolah bertujuan menyediakan layanan psikolog secara gratis di sekolah untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan siswa. Tahap awal program akan diterapkan di tujuh SMP negeri melalui kolaborasi Dinas PPKBPPPA, Dinas Kesehatan, Dikpora, Bagian Kesra, serta Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Jawa Tengah.  

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Wonosobo juga meluncurkan Jaring Sosial Pendidikan yang ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Tono menambahkan, Program ini menggunakan fitur baru Usulan Bantuan pada aplikasi Kerjoo sehingga kepala sekolah dapat mengajukan kebutuhan perlengkapan belajar secara digital berdasarkan hasil asesmen guru. Program tersebut akan diterapkan pada 23 desa prioritas penanggulangan kemiskinan agar bantuan lebih tepat sasaran dan proses penyalurannya lebih cepat serta transparan.  

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak cukup dilakukan melalui bantuan sosial semata, tetapi juga harus menyentuh aspek pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, inovasi lintas sektor diperlukan agar intervensi pemerintah mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh.

Melalui dua program tersebut, Ia berharap upaya penanggulangan kemiskinan tidak hanya menekan angka kemiskinan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat sejak usia sekolah. Pelaksanaan program akan terus diperkuat melalui kolaborasi perangkat daerah dan pemanfaatan data yang akurat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh kelompok sasaran secara berkelanjutan.