Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menerima tim Visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) keterbukaan informasi publik oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah, bertempat di Pendopo Bupati Wonosobo pada Selasa 31 Oktober 2023.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo menyampaikan, bimbingan dan arahan dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo sangat berarti, khususnya dalam menjalankan tugas-tugas dengan selalu berpedoman kepada Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Menurutnya, Pemkab Wonosobo selalu berkomitmen menjalankan Pemerintahan secara terbuka dan menjadikan partisipasi masyarakat sebagai elemen penting dalam setiap kebijakan yang diambil.
One Andang Wardoyo mengungkapkan, berdasarkan hasil penilaian tahap 1 dan tahap 2 terdapat 5 Badan Publik di Kabupaten Wonosobo yang lolos ke tahap visitasi oleh Tim Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah yakni Pemerintah Kabupaten Wonosobo, RSUD Setjonegoro, Desa Bumiroso Watumalang, Desa Gunungtawang Selomerto, Desa Maduretno Kalikajar. Andang menuturkan, berbagai tahapan yang telah dilalui dimaknai sebagai momentum yang tepat dalam melakukan refleksi atas berbagai pelayanan yang ada dan mengevaluasi pelayanan yang dilakukan. Menurutnya, Pemkab Wonosobo berkomitmen tidak hanya membangun pemerintahan yang terbuka namun juga inovatif. Berbagai inovasi utamanya melalui digitalisasi berbagai layanan akan terus dikembangkan.
Sementara itu, Wakil Komisioner KIP Jawa Tengah, Setiadi menyampaikan, perjuangan, kerja keras, sinergi, kolaborasi guna menuju kemudahan akses dan keterbukaan informasi. Berbagai platform baik itu melalui website, media sosial ataupun informasi-informasi yang sudah tersedia akan mempermudah masyarakat mendapatkan informasi.
Lebih jauh, Setiadi juga mengatakan, jika Kabupaten Wonosobo berhasil meraih predikat Informatif maka dapat menjadi role model daerah lain. Sehingga semangat menyajikan keterbukaan informasi publik dapat semakin meluas.