Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Pemkab Wonosobo Perkuat Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak Melalui Gerakan WAYAH

Selasa, 07 Juli 2026
Dilihat 1 kali
Pemkab Wonosobo Perkuat Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak Melalui Gerakan WAYAH

Pemkab Wonosobo Perkuat Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak Melalui Gerakan WAYAH 


Pemerintah Kabupaten Wonosobo mulai mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak melalui Gerakan WAYAH (Waktu Bersama Ayah). Gerakan ini diluncurkan pada Senin, 6 Juli 2026 bersamaan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional 2026. Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menjawab berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi daerah, seperti tingginya keluarga berisiko stunting, perkawinan usia anak, hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengatakan kualitas pembangunan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusia yang dibentuk sejak lingkungan keluarga. Menurutnya, pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama sehingga kehadiran ayah memiliki peran penting dalam membentuk karakter, memberikan pendampingan, dan menjadi teladan bagi anak.

Melalui Gerakan WAYAH, pemerintah daerah ingin membangun kebiasaan agar para ayah memiliki waktu yang berkualitas bersama anak-anaknya. Afif menilai kehadiran ayah secara emosional akan memperkuat tumbuh kembang anak sekaligus menjadi fondasi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Wonosobo, Dyah Retno Sulistyowati, menjelaskan program tersebut menjadi bagian dari strategi pembangunan keluarga karena masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Ia menyebut hingga saat ini terdapat 146.404 keluarga berisiko stunting, 264 kasus perkawinan anak sepanjang 2025, serta 42 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sejak Februari 2026 yang telah ditangani.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan tidak dapat ditangani pemerintah sendiri. Karena itu, Gerakan WAYAH diharapkan menjadi penguat berbagai program pendampingan keluarga yang selama ini dijalankan, mulai dari pendampingan calon pengantin, 1.000 Hari Pertama Kehidupan, pembinaan remaja, hingga perlindungan perempuan dan anak.

Gerakan WAYAH menjadi salah satu langkah Pemkab Wonosobo dalam membangun budaya pengasuhan yang lebih berkualitas dengan melibatkan peran aktif ayah di dalam keluarga. Melalui program tersebut, pemerintah berharap ketahanan keluarga semakin kuat sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.(FAZ)