Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

PEMKAB WONOSOBO SALURKAN INSENTIF UNTUK 600 GURU KEAGAMAAN NONFORMAL

Rabu, 24 Desember 2025
Dilihat 50 kali
PEMKAB WONOSOBO SALURKAN INSENTIF UNTUK 600 GURU KEAGAMAAN NONFORMAL

PEMKAB WONOSOBO SALURKAN INSENTIF UNTUK 600 GURU KEAGAMAAN NONFORMAL

Sebanyak 600 Guru Keagamaan Nonformal di Wonosobo menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Penyerahan yang dilakukan di Gedung Korpri Wonosobo pada Selasa, 23 Desember 2025 ini dihadiri langsung oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat. 

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Wonosobo, Harjanto menyebut 600 orang penerima ini terdiri dari 197 guru dibawah Forum Konumikasi Diniah Takmiliyah (FKDT), 197 orang dibawah Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), 196 orang dibawah naungan Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Quran (Badko LPQ), dan 10 orang dibawah koordinasi Kementerian Agama. Masing-masing menerima Rp100 ribu per bulan selama 12 bulan, sehingga totalnya Rp1,2 juta per orang.

Ia menambahkan pemberian insentif ini merupakan wujud kepedulian dan penghargaan Pemkab Wonosobo kepada guru ngaji. Selain itu juga untuk meningkatkan kesejahteraan dan semangat mengabdi karena selama ini telah berperan dalam mencerdaskan kehidupab bangsa. 

Di Wonosobo sendiri, terdapat lebih dari 1000 guru ngaji. Untuk saat ini Pemerintah Kabupaten Wonosobo hanya bisa menyalurkan kepada 600 orang..

Sementara itu Bupati Wonosobo dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan guru keagamaan nonformal memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan pembangunan manusia, khususnya dalam aspek moral dan spiritual generasi muda.

Menurut Afif, pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya mengejar kecerdasan intelektual tapi juga mental dan spiritual. Maka peran para guru keagamaan nonformal menjadi sangat penting sebagai garda terdepan penjaga fondasi moral anak-anak Wonosobo.

Bupati juga menekankan bahwa guru keagamaan, baik yang mengabdi di TPQ, madrasah diniyah, sekolah minggu, maupun lembaga keagamaan lainnya, memiliki peran yang setara dalam membentuk karakter masyarakat yang religius, moderat, dan toleran.

Di hadapan ratusan guru ngaji, Bupati Afif juga mendorong untuk perluasan penerima insentif. Tahun 2026 Afif mengarahkan untuk menjaring anggaran di luar dana APBN agar semakin banyak guru yang menerima manfaat ini. (FAZ)