Dalam pembangunan, isu Gender Equality and Social Inclusion (GESI) menjadi salah satu perhatian utama pemerintah.
Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Wonosobo menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perempuan pada Kamis, 15 Februari 2024.
Ketua Pelaksana, Harjanto mengatakan Musrenbang Perempuan ini merupakan ketiga kalinya di Kabupaten Wonosobo. Forum ini digelar untuk merespon kebutuhan perempuan sehingga khusus dibuatkan forum semacam ini. Selama ini adanya usulan Musrenbang belum sepenuhnya bisa mewadahi kebutuhan anak dan perempuan.
Musrenbang sendiri merupakan salah satu proses dalam rangka penyusunan rencana kerja Pemda Wonosobo dengan melibatkan secara aktif masyarakat. Musrenbang Perempuan pada tahun 2024 ini menggandeng 70 peserta luring. Serta yang berbeda dari tahun sebelumnya, pada tahun ini Pemkab Wonosobo memperluas kesempatan bagi perorangan untuk mendaftar secara mandiri.
Wakil Bupati Wonosobo, Muhammad Albar saat memberikan sambutan menyampaikan pengarusutamaan gender sepatutnya terus ditingkatkan, sehingga terciptanya ruang partisipasi yang setara mampu berdampak positif pada pembangunan serta perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
Di sisi lain, kita harus mewaspadai dan menumbuhkan kesadaran, bahwa tidak optimalnya kesetaraan gender akan diikuti ketimpangan, dengan permasalahan seperti kemiskinan, kesehatan buruk, kesejahteraan rendah, kelaparan dan lain-lain.
Oleh karena itu, Musrenbang Perempuan ini diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif, untuk mempertemukan Perangkat Daerah yang bersinggungan dengan isu-isu ketimpangan gender, dengan perwakilan dari organisasi perempuan dan masyarakat. (FAZ)