Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

PEMUDA WONOSOBO BERHASIL UBAH SAMPAH SISA APK JADI MEDIA EDUKASI YANG MENARIK

Minggu, 18 Februari 2024
Dilihat 1 kali
PEMUDA WONOSOBO BERHASIL UBAH SAMPAH SISA APK JADI MEDIA EDUKASI YANG MENARIK

Ditangan anak muda yang kreatif, ternyata sampah sisa Alata Peraga Kampanye (APK) bisa menjadi sesuatu yang lebih menarik dan bermanfaat. 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Dieng Bersih, pada Minggu, 18 Februari 2024 mengubah sampah sisa APK menjadi banner edukasi. Menggandeng beberapa komunitas serta relawan lain, Dieng Bersih melakukan aksi ini di halam Gedung Arpusda Wonosobo bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. 

Salah satu anggota Dieng Bersih, Jordan Abdillah mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada Rabu, 21 Februari 2024 mendatang. 

Sebelumnya Komunitas Dieng melakukan aksi "Membersihkan APK Pemilu 2024" bersama beberapa instansi seperti Polres Wonosobo, Kodim 07/07 Wonosobo, Satpol PP dan lain-lain. Aksi tersebut dilakukan serentak dan menyisir dibeberapa titik Kota Wonosobo pada tanggal 11 Februari 2024. 

Aksi ini kemudian berlanjut pada Minggu lalu dengan mengadakan "Aksi Merubah APK Pemilu 2024 menjadi Banner Edukasi Isu Lingkungan khususnya Sampah". Aksi ini juga diikuti oleh Komunitas Wonosobo Muda, Ranggas Wonosobo, Duta Genre, DKC, FPW (Forum Pemuda Wonosobo), SAN (Senyum Anak Nusantara) dan banyak komunitas lain. 

Bagian belakang berwarna putih dari banner yang sudah tidak terpakai tersebut digunakan sebagai media untuk menggambar dan menyampaikan edukasi terkait isu lingkungan khususnya sampah. Dari awalnya berupa sampah akhirnya para peserta berhasil mengubah menjadi media sosialisasi serta edukasi yang menarik mulai dari gambar, pesan, serta ajakan sampai kritik terhadap isu lingkungan. Peringatan HPSN juga tidak lupa menjadi salah satu tema yang disampaikan. 

Hasil karya para peserta ini kemudian dipasang di beberapa titik Kota Wonosobo. Pemasangan tersebut juga dilakukan secara serentak di hari yang sama. Banner tersebut dibiarkan terpasang di beberapa titik Kota Wonosobo sebelum nantinya akan dilepas kembali pada tanggal 24 Februari 2024 mendatang.

Sementara ity Jodan menambahkan banner yang tidak terpakai akan didaur ulang oleh BSIW (Bank Sampah Induk Wonosobo) setelah tanggal 24 Februari 2024. (FAZ)