Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z Wonosobo Mulai Digalakkan

Kamis, 14 Mei 2026
Dilihat 6 kali
Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z Wonosobo Mulai Digalakkan

Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mulai menggencarkan pendidikan politik bagi generasi muda menjelang Pemilu 2029. Program tersebut menyasar pelajar dan pemilih pemula agar memiliki pemahaman demokrasi sejak dini.

Kepala Kesbangpol Wonosobo Agus Kristiyono mengatakan, pendidikan politik menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran demokrasi masyarakat, khususnya kalangan muda. Kegiatan itu digelar bersama komunitas jurnalis untuk memberikan edukasi politik kepada pemilih pemula.

Menurut Agus, pelajar yang saat ini duduk di bangku SMA nantinya akan menjadi pemilih baru pada Pemilu 2029. Karena itu, generasi muda dinilai perlu memahami hak dan tanggung jawab sebagai warga negara sejak awal.

Ia menjelaskan, pendidikan demokrasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan hak pilih, tetapi juga membangun tanggung jawab sosial dan politik. Generasi muda diharapkan mampu memahami demokrasi secara sehat dan bertanggung jawab.

Kesbangpol juga menilai era digital menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda. Agus menyebut akses informasi yang semakin mudah harus diimbangi dengan edukasi politik agar anak muda tidak bersikap apatis terhadap demokrasi.

Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan dapat menjadi pelopor pendidikan demokrasi di lingkungan sebayanya. Pemilih muda juga diharapkan mampu menentukan pilihan berdasarkan rekam jejak, visi, dan kredibilitas calon pemimpin.

Selain menyasar pelajar, Kesbangpol Wonosobo turut menjalankan pendidikan politik bagi organisasi masyarakat dan kelompok perempuan dengan menggandeng berbagai pihak seperti KPU, Bawaslu, sekolah, hingga komunitas jurnalis. Pemerintah berharap program tersebut dapat meningkatkan kualitas demokrasi dan partisipasi pemilih di Wonosobo. (FAZ)