Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

PENEMUAN KASUS TBC DI WONOSOBO MERATA

Jumat, 24 Maret 2023
Dilihat 4 kali
PENEMUAN KASUS TBC DI WONOSOBO MERATA

Memperingati hari Tuberkulosis atau TBC se-dunia yang jatuh pada Jumat, 24 Maret 2023, Dinas Kesehatan menyelenggarakan bincang dan sosialisasi di Wonosobo Elektronik Tv (WEB TV). Dalam kesempatan ini Bupati Wonosobo bersama Kepala Dinas Kesehatan Wonosobo, Dokter Spesialis Paru dan Staf Mentari Sehat Indonesia menjadi narasumber dalam dialog tersebut. 


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, dr.Riyatno menjelaskan bahwa pada tahun 2022 Kabupaten Wonosobo memiliki estimasi 2000 kasus TBC ditemukan 1890 kasus yang artinya sudah tercapai 98%. Menurutnya angka penemuan kasus ini terbilang tinggi jika dibandingkan tahun 2020 dan 2021 dimana pemerintah lebih fokus pada penanggulangan Covid-19. Pada tahun ini Riyatno optimis agar program kesehatan bisa segera pulih setelah mengalami penurunan dua tahun terakhir.


Pihaknya menargetkan tahun 2028 penyakit TBC bisa dituntaskan. Secara umum penderita TBC di Kabupaten Wonosobo terbilang merata dan tidak ada wilayah tertentu yang memiliki kasus TBC lebih tinggi dari wilayah lain. 


Pada peringatan TBC tahun ini, ia memaparkan bahwa pihaknya sedang mengupayakan kegiatan skrining untuk menemukan kasus TBC baru. Kemudian akan dilanjutkan dengan pengobatan secara tepat sasaran dan pastikan obat yang dikonsumsi benar-benar ditaati. Ia juga akan mendorong penderita dapat pengobatan yang sesuai sampai mereka sembuh. 

 


Pengobatan TBC sendiri harus dilakukan selama kurun waktu minimal 6 bulan sampai penderita sembuh. Penderita tidak boleh putus obat agar tidak mengulangi dari awal. Sementara untuk gejala dari penyakit TBC yakni batuk lebih dari tiga minggu, berkeringat di malam hari tanpa ada aktivitas, penurunan daya tahan tubuh, dan nafsu makan berkurang. Apabila mengalami gejala yang tersebut, masyarakat diminta untuk menuju fasilitas kesehatan terdekat agar dapat dilakukan pengobatan dengan tepat.