Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo mencatat jumlah kunjungan wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 bersifat dinamis. Sejumlah objek wisata mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, namun beberapa destinasi justru menunjukkan tren kenaikan.
Kepala Disparbud Wonosobo, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa secara umum kunjungan wisatawan pada objek-objek wisata utama yang dikelola pemerintah daerah masih relatif stabil selama periode libur Nataru, yakni pada 20–28 Desember 2025.
Berdasarkan data Disparbud, Taman Rekreasi Kalianget mencatat sebanyak 3.574 pengunjung selama delapan hari libur Nataru. Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, Gelanggang Renang Mangli juga mengalami penurunan kunjungan. Total wisatawan yang tercatat mencapai 915 orang, turun sekitar 15 persen dibandingkan tahun 2024.
Berbeda dengan dua destinasi tersebut, Taman Wisata Telaga Menjer justru mencatatkan tren positif. Jumlah kunjungan mencapai 5.784 wisatawan, atau naik sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Fahmi menyebut Telaga Menjer menjadi salah satu destinasi yang paling diminati wisatawan selama libur Nataru tahun ini.
Adapun Taman Wisata Waduk Wadaslintang mencatat kunjungan sebanyak 629 orang, turun sekitar 13 persen dibandingkan periode Nataru tahun lalu. Di kawasan Dataran Tinggi Dieng, jumlah kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 18.905 orang, menurun dibandingkan angka 2024 yang mencapai sekitar 24 ribu pengunjung.
Meski demikian, Fahmi memastikan bahwa secara umum kondisi pariwisata selama libur Nataru berlangsung aman dan terkendali. Namun karena cuaca yang fluktuatif, pihaknya terus memberikan peringatan kepada wisatawan agar selalu memantau perkembangan cuaca.
Fahmi juga mengimbau wisatawan untuk menunda kunjungan apabila kondisi cuaca dinilai ekstrem, mengingat dalam beberapa hari terakhir terjadi bencana hidrometeorologi seperti longsor di sejumlah wilayah Wonosobo.
Fahmi berharap tren kunjungan wisata yang masih relatif stabil ini dapat berlanjut dan meningkat pada awal tahun 2026, sehingga dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Wonosobo. (FAZ)