Pemerintah Kanupaten Wonosobo berikan dana apresiasi kepada sejumlah atlet yang berhasil meraih prestasi gemilang saat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI yang diselenggarakan di Pati Raya pada Juli lalu. Apresiasi itu diserahkan saat penutupan Pesta Olahraga Kabupaten (PORKAB) di Alun-alun Wonosobo pada 28 November 2023.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Wonosobo, Khozin menyampaikan, sejumlah atlet tersebut berhasil membawa medali dan mengharumkan nama Wonosobo pada ajang PORPROV XVI. Menurutnya dana apresiasi tersebut bertujuan untuk menyemangati dan mendorong para atlet untuk dapat berprestasi pada ajang tersebut bahkan diajang yang tingkatanya lebih tinggi. Khozin mengungkapkan, setelah melewati proses yang sangat panjang dimulai dari pengajuan dana apresiasi kepada dinas-dinas terkait hingga persetujuan oleh Bupati, hingga bertepatan dengan penutupan PORKAB dana yang dijanjikan untuk para atlet bisa diberikan.
Khozin menambahkan, dana yang diberikan kepada atlet merupakan hak para atlet secara penuh tanpa ada potongan apapun terlebih untuk KONI, pelatih maupun cabor. Pemberian apresiasi dilakukan secara simbolik yang diberikan kepada Damar Maulana Ramadhan peraih mendali emas dalam Cabang Olahraga (cabor) Kick boxing yang berhak mendapatkan dana apresiasi sebesar Rp. 50.000.000, Okaveliana Swandri peraih mendali perak dalam cabor Wushu yang berhak mendapat dana apresiasi sebesar Rp 20.000.000, Agam Dwi Saputro peraih mendali perak dalam cabor Gulat yang berhak mendapatkan dana apresiasi sebesar Rp 10.000.000, serta sejumlah atlet cabor kelompok peraih mendali perak dan perunggu. Selain untuk para atet, dana apresiasi juga diberikan kepada pelatih cabor berprestasi yang disimbolikkan oleh master Harry pelatih cabor kick boxing yang berhak mendapatkan dana apresiasi sebesar Rp 12.500.000.
Pada saat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo mengapresiasi atas dituntaskannya tugas atlet kontingen dari Kabupaten Wonosobo padaPORPROV Jateng XVI Tahun 2023.
Menurutnya, bibit-bibit berprestasi tentunya sangat penting dalam dunia olahraga, demikian pula dengan atlet-atlet potensial yang harus terus diasah dan dipertajam kemampuannya. Pembinaan sejak dini menjadi sebuah persiapan penting untuk dapat menumbuhkan para penerus bangsa yang berprestasi. Dia menambahkan, budaya baik dalam dunia keolahragaan seperti sportivitas, solidaritas dalam tim, dan kedisiplinan, memiliki andil tersendiri dalam membentuk generasi bangsa berkarakter unggul, dan menjadi dasar pembangunan sumber daya manusia berkualitas.