Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

PEREMPUAN BISA JADI BAGIAN DARI PROSES HINGGA PENGAWASAN PEMBANGUNAN INFRASTUKTUR

Rabu, 17 Mei 2023
Dilihat 2 kali

Pembangunan infrastuktur menjadi salah satu hal yang penting dalam mewujudkan kenyamanan bagi masyarakat. Hal ini tentu harus memperhatikan banyak faktor dan menyertakan peran masyarakat termasuk perempuan dan anak muda. 

Maka dari itu, KITA Institute melalui program Gender Equality and Social Inclusion in Infrastructure (GESIT)  berupaya membuka jalan bagi perempuan untuk masuk dalam proses pembangunan infrastuktur. Program ini merupakan merupakan program yang diinisiasi oleh Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur KIAT yang bertujuan agar proyek infrastruktur direncanakan, dirancang dan dilaksanakan secara inklusif dengan melibatkan partisipasi perempuan dan penyandang disabilitas (PD). 

Ketua Pelaksana Program ini untuk Wonosobo, Astin Meiningsih mengungkapkan sudah ada perencanaan program yang akan dilakukan oleh Kita Institute selama kurun waktu Maret 2023 hingga Maret 2024 mendatang. Untuk mewujudkan pembangunan infrastuktur yang inklusif, Astin mengaku akan mengawali dengan proses sosialisasi, kemudian peningkatan kapasitas advokasi dan melakukan kampanye yang masif. Kita Institute sendiri merupakan kepanjangan tangan dari KIAT yang akan mendampingi proses tersebut. 

Ada tiga tujuan besar yang menjadi target dari program ini. Pertama yakni meningkatkan peluang kerja bagi perempuan dan anak muda dalam pembangunan infrastuktur. Kemudian terwujudnya keselamatan jalan dan transportasi untuk pelajar. Tujuan selanjutnya yakni dapat terwujudnya proses pembangunan yang partisipatif dan inklusif dalam proses pembangunan dan perencanaan. 

Menurut Astin dalam proses pembangunan infrastuktur, perempuan, anak muda, dan disabilitas dapat menempati beberapa posisi strategis. Dia berharap perempuan bisa menjadi objek dan subjek pembangunan serta tidak takut untuk menjadi bagian pembangunan dari proses perencanaan hingga pengawasan. (FAZ)