Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Perempuan Tangguh di Balik Legenda Kuliner: Semangat Kartini dalam Sosok Sutini

Selasa, 21 April 2026
Dilihat 11 kali
Perempuan Tangguh di Balik Legenda Kuliner: Semangat Kartini dalam Sosok Sutini

Dibalik kota kecil Wonosobo dengan segala keindahannya, terdapat satu wanita tangguh yang patut menjadi panutan. Dia adalah Valentina Sutini, atau yang akrab disapa Bu Tatang, pengelola Restoran Asia yang telah berdiri sejak 1933 dan hingga kini tetap menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara.

Selama kurang lebih 40 tahun, Sutini atau Bu Tatang melanjutkan warisan keluarga dengan mengelola restoran peninggalan kakek dari suaminya. Selama puluhan tahun konsistens dalam menjaga cita rasa menjadi kunci bertahannya usaha kuliner tersebut di tengah persaingan yang semakin ketat. Ia bahkan disebut masih terjun langsung ke dapur untuk memastikan kualitas setiap hidangan yang disajikan tetap terjaga.

Tak hanya fokus pada bisnis, Sutini juga dikenal memiliki kedekatan emosional dengan para karyawannya. Ia memandang karyawan bukan sekadar pekerja, melainkan bagian penting yang turut membangun kesuksesan dan menjaga nama besar Restoran Asia hingga tetap eksis sampai saat ini.

Selain sukses di bidang kuliner, Sutini juga merambah berbagai sektor usaha lain, termasuk perhotelan. Meski demikian, kesibukan tersebut tidak membuatnya melupakan peran utamanya sebagai seorang ibu. Ia tetap menempatkan keluarga sebagai prioritas dalam kehidupannya.

Dalam perjalanan hidupnya, Sutini  menjadikan sang ibu sebagai sosok panutan. Ia menilai ibunya sebagai figur perempuan kuat yang mampu membesarkan dirinya seorang diri dengan penuh keteguhan. Nilai-nilai tersebut kemudian menjadi fondasi dalam membangun karakter dan kesuksesan yang diraihnya saat ini.

Memaknai semangat Kartini, Sutini berpandangan bahwa perjuangan Raden Ajeng Kartini mengajarkan perempuan untuk berdaya dan mandiri. Ia meyakini bahwa kesempatan yang telah diperjuangkan oleh Kartini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh perempuan masa kini untuk terus berkembang dan berkarya di berbagai bidang. (FAZ)