Logo Radio Pesona FM
🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari! 🎵 Selamat Datang di Website Radio Pesona FM 92.1 MHz 📻 Wonosobo - Jawa Tengah 🎶 Musik, Berita, dan Hiburan Terbaik untuk Anda ✨ Streaming Live Setiap Hari!

Petugas Imigrasi Penangkap Sindikat Perdagangan Organ Terima Penghargaan Dirjen Imigrasi

Kamis, 20 Juli 2023
Dilihat 2 kali
Petugas Imigrasi Penangkap Sindikat Perdagangan Organ Terima Penghargaan Dirjen Imigrasi

SURABAYA (20/07/2023) - Tiga petugas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo menerima
penghargaan Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Kamis (20/07/2023). Penghargaan Dirjen
Imigrasi dianugerahkan karena berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat sindikat
perdagangan organ internasional pada 4 Juli 2023.
"Berkat kejelian petugas imigrasi saat proses profiling dan pendalaman permohonan paspor,
terduga sindikat perdagangan organ itu bisa segera dicegah aksinya. Inilah mengapa proses
pendalaman dan pemeriksaan dokumen dilakukan dengan ketat. Kita bisa mencegah perbuatan
kriminal atau ilegal dari sini," ujar Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, di Aula Kantor
Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Kamis (20/07/2023).
Adapun petugas Kantor Imigrasi Ponorogo yang menerima penghargaan yakni Hendro Tri
Kusumo Atmojo (35), Arief Rachmaddan (30) dan Iqbal Aly Noor Said (26). Silmy secara khusus
mengungkapkan apresiasinya terhadap kinerja kedua petugas tersebut. Ia berharap agar
seluruh petugas imigrasi yang menangani penerbitan paspor selalu ingat tentang betapa
pentingnya peran mereka dalam melindungi keselamatan Warga Negara Indonesia dari
kejahatan transnasional.
Pada hari penangkapan, petugas melakukan profiling dan pendalaman terhadap warga
berinisial MM asal Buduran, Sidoarjo dan SH asal Tangerang Selatan yang mengaku membuat
paspor untuk liburan ke Malaysia. Namun, kedua pria itu menunjukkan gelagat yang
mencurigakan. Mereka tidak memberikan keterangan yang meyakinkan dan tidak bisa
menunjukkan berkas-berkas yang diminta petugas.
Setelah diinterogasi, kedua warga itu mengakui hendak mendonorkan ginjal ke Kamboja. Untuk
menuju Kamboja, keduanya diantar tiga orang penyalur yang saat itu menunggu di sekitar
Kantor Imigrasi Ponorogo. Mendapatkan informasi tersebut, petugas memburu ketiga penyalur
yang berada di Jalan Juanda, Kota Ponorogo. Tiga penyalur yang diamankan yakni WI warga
Bogor, AT warga Jakarta dan IS, warga Mojokerto,