Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) melakukan visitasi dan evaluasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang dijalankan oleh BEM FITK Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) di Desa Banjar, Kecamatan Kertek, pada Minggu 2 November 2025. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Festival Lokakarya PPK Ormawa, sebagai bentuk kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam pengembangan potensi desa.
Tim reviewer Belmawa, Eri Hidayat menyebut, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa UNSIQ di Desa Banjar memberikan dampak positif. Ia menilai program ini berhasil menghadirkan inovasi melalui empat pojok literasi yang digagas mahasiswa, meliputi pertanian, perikanan, kesenian, dan UMKM.
Menurut Eri, keberadaan empat pojok literasi tersebut diharapkan menjadi rintisan ekonomi produktif bagi masyarakat. Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan program agar dampak positifnya tidak berhenti hanya pada periode pelaksanaan PPK Ormawa. Selain itu, ia mengapresiasi UNSIQ karena telah mengimplementasikan semangat kampus berdampak, di mana perguruan tinggi turut berperan dalam membina dan mengembangkan desa-desa binaan.
Sementara itu, Kepala Desa Banjar, Syaifudin, mengungkapkan dukungan penuh terhadap kegiatan mahasiswa tersebut. Ia menilai program PPK Ormawa sangat selaras dengan potensi lokal Desa Banjar dan memberikan dampak nyata bagi warganya. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat telah membuka peluang dalam pengembangan sektor pertanian, perikanan, kesenian, dan UMKM.