Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonosobo membuka layanan klinik kesehatan yang dapat diakses seluruh masyarakat. Klinik PMI tersebut telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan menjadi salah satu fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama bagi warga Wonosobo.
Ketua PMI Kabupaten Wonosobo, Heru Kurniawan, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah peserta BPJS yang terdaftar di Klinik PMI telah mencapai sekitar 3.800 orang. Sebagian besar berasal dari wilayah sekitar kantor PMI, meskipun layanan terbuka untuk masyarakat dari seluruh wilayah kabupaten.
Klinik PMI Wonosobo melayani pasien mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB setiap hari. Heru menjelaskan, pihaknya menargetkan dalam tiga bulan ke depan layanan klinik dapat beroperasi selama 24 jam seiring dengan rencana penambahan tenaga kesehatan.
Dari sisi layanan, Klinik PMI menyediakan pelayanan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, layanan kebidanan, hingga persalinan. Saat ini klinik didukung lima dokter umum, satu dokter gigi, satu apoteker, dua bidan, serta tiga tenaga kesehatan lainnya.
Selain melayani peserta BPJS, PMI Wonosobo juga memberikan layanan gratis bagi masyarakat tidak mampu. Mekanismenya dilakukan melalui standar operasional prosedur dengan syarat adanya surat keterangan tidak mampu dari kepala desa setempat. Pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan juga dapat dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Heru menambahkan, rata-rata jumlah kunjungan pasien ke Klinik PMI Wonosobo mencapai 40 hingga 50 orang per hari. Seluruh karyawan dan pengurus PMI Wonosobo juga diwajibkan mendaftarkan BPJS mereka di Klinik PMI sebagai bentuk dukungan terhadap optimalisasi layanan.
Dengan keberadaan Klinik PMI tersebut, PMI Wonosobo berharap dapat memperluas akses layanan kesehatan yang terjangkau, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. (FAZ)