Polres Wonosobo menggelar apel siaga untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H/2026 M di wilayah Kabupaten Wonosobo, pada Jumat 27 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan kesiapan aparat dalam menghadapi meningkatnya aktivitas warga.
Apel dipimpin Kapolres Wonosobo AKBP M Kasim Akbar Bantilan dan diikuti unsur lintas sektor, mulai dari tim siaga bencana, Dishub, Satpol PP, BPBD, hingga organisasi kemasyarakatan. Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting untuk memperkuat koordinasi pengamanan di lapangan.
Kapolres menjelaskan, Ramadan dan Idul Fitri identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat, baik untuk ibadah, aktivitas ekonomi, maupun arus mudik. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu gangguan kamtibmas apabila tidak dikelola secara optimal dan terkoordinasi.
Ia juga memaparkan sejumlah potensi kerawanan, seperti pencurian rumah kosong, copet di pusat keramaian, curanmor, peredaran minuman keras, balap liar, perang sarung, penggunaan petasan berbahaya, hingga kepadatan lalu lintas. Terkait hal itu, ia meningkatkan personel untuk patroli pada jam rawan, khususnya menjelang sahur dan setelah tarawih, dengan pendekatan humanis namun tetap tegas.
Kapolres menekankan, apel siaga bukan sekadar kegiatan formal, melainkan wujud kesiapan nyata aparat. Ia berharap kehadiran polisi di tengah masyarakat mampu menciptakan rasa aman dan ketenangan, sekaligus membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional dan beretika.